Scroll to Top

Bercinta Setelah Terkena Serangan Jantung Itu Aman

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 27 Jul 2013

pasangan

Bagi seseorang yang telah mengalami serangan jantung, mungkin muncul pertanyaan tentang faktor keamanan untuk melakukan aktivtas seksual bersama pasangan. Ketakutan ini menghinggapi pasien jantung karena khawatir jika sewaktu bercinta akan kambuh kembali serangan itu. Dalam sebuah studi terbaru yang dimuat Journal of American Heart Association mengatakan, banyak wanita penderita penyait jantung yang resah dengan hal ini.

Dalam studi tersebut membahas keamanan melakukan hubungan intim setelah mengalami serangan jantung pada wanita. Sama seperti pria, libido wanita tetap akan sama sekalipun mereka bermasalah di organ jantungnya. Para wanita khawatir untuk melanjutkan aktivitas seksual secara normal.

Dr Lori Mosca, direktur pencegahan kardiologi di New York Presbyterian Hospital mengatakan, ketakutan seperti itu bisa dikatakan tidak ada dasarnya. Bahkan, risiko wanita untuk mengalami serangan jantung saat bercinta hanya kurang dari satu persen.

“Kita perlu memberikan pesan di luar sana bahwa tidak hanya aman untuk melakukan hubungan seks setelah serangan jantung.  American Heart Association  bahkan mengatakan setelah serangan jantung yang tidak rumit, Anda benar-benar dapat melanjutkan aktivitas fisik seksual yang normal sekitar seminggu kemudian,” kata Mosca seperti dikutip CBS News.

Memang tenaga yang dikeluarkan saat bercinta itu cukup besar. Dalam satu kali sesi bercinta, seseorang bisa mengeluarkan tenaga setara berjalan sangat cepat atau mendaki dua tangga pesawat terbang. Namun, bercinta tetap aman dilakukan oleh penderita serangan jantung wanita dan mungkin diperlukan sebagai sebuah tambahan terapi. Pasalnya, seks bisa menurunkan depresi yang menjadi pemicu berulangnya serangan jantung pada seseorang. Bercinta dapat meningkatkan kualitas hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda