Scroll to Top

Hans Lienesch, Dewa Ramen Ini Telah Melahap 1.100 Jenis Mie Instan

By Ibnu Azis / Published on Monday, 29 Jul 2013

Hans Lienesch

Banyak mengonsumsi mie instan memang tak baik. Namun bila banyak jenis? Hans Lienesch, pria ini dijuluki sebagai Dewa Ramen. Cap ‘dewa’ yang tersemat pada dirinya bukannya tanpa alasan. Sebab, Hans Lienesch telah memangsa lebih dari 1.100 jenis mie instan!

Tak hanya sekadar mengonsumsinya saja, Hans Lienesch juga me-review mie instan yang telah ia coba. The Ramen Rater adalah blog khusus soal mie tempat ia menulis. Ia juga menulis di situs kuliner lain sebut saja SeriousEats.com.

Bahkan di situs SeriousEats.com, Hans Lienesch mencantumkan tiga buah mie instan Indonesia di artikel yang bertajuk ‘Top 10 Instant Noodles from Around the World’. Dan ketiga mie tersebut ada di peringkat ke-5 (Mie Sedap), ke-2 (Indomie Goreng), dan numero uno (Indomie Special). Berikut list lengkap menurut laman SeriousEats.com.

  1. Indonesia: Indomie Special Fried Curly Noodles.
  2. Indonesia: Indomie Mi Goreng Rasa Ayam Panggang, BBQ Chicken Flavor.
  3. Japan: Nissin Yakisoba with Mayonnaise/Mustard Packet.
  4. Japan: Sapporo Ichiban Japanese Style Noodles Chow Mein.
  5. Indonesia: Mie Sedaap Instant Kari Spesial Bumbu Kari Kental.
  6. Japan: Myojo Hyoubanya no Chukasoba Noodles, Oriental Flavor.
  7. Korea: Nong Shim Shin Ramyun Black Premium Noodle Soup.
  8. Japan: Sapporo Ichiban Shio Ramen Noodles.
  9. Hong Kong: Doll Instant Noodle, Artificial Chicken Flavor.
  10. Singapore: Koka Instant Non-Fried Noodles, Spicy Black Pepper Flavor.

Kembali ke Hans Lienesch si Dewa Ramen, popularitas pria asal Seattle itu tak hanya beken di Amerika saja, bahkan hingga ke mancanegara. Julukan Dewa Ramen pun diberikan oleh surat kabar Korea.

Imbas kepopulerannya ini banyak produsen mie instan dunia yang mengirim produk terbarunya untuk ia coba. Namun ada keanehan sendiri dalam diri Hans Lienesch. Ia tidak menyukai mie asal Taiwan. Hans Lienesch mengaku alergi dengan mie asal negeri pecahan China itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda