Scroll to Top

PBR Siap Bayar Mahal untuk Pulangkan Jenazah Sekou Camara

By Aditya / Published on Tuesday, 30 Jul 2013

Camara Sekou PBR

Manajemen Pelita Bandung Raya (PBR) mengaku siap membayar mahal untuk memulangkan jenazah Sekou Camara ke Mali secepatnya. Hal ini terungkap setelah upaya untuk memulangkan jenazah pemain yang meninggal dunia karena serangan jantung itu tersendar karena berbagai alasan. Manajemen PBR pun segera mencari cara lain agar jenazah almarhum bisa segera dipulangkan.

Seharusnya, jenazah Sekou Camara sudah diterbangkan ke Mali, Senin kemarin. Namun, dengan alasan susahnya memperoleh maskapai penerbangan internasional yang bersedia menerima pengiriman jenazah dan urusan dokumen yang belum selesai membuat rencana tersebut mengalami perubahan. Apalagi untuk rute penerbangan dari Indonesia ke Mali cukup sulit.

Untuk itu, manajemen tim PBR yang diwakili Direktur PT Kreasi Performa Pasundan PBR, Marco Gracia Paolo, menegaskan akan terus berusaha agar jenazah Sekou Camara dapat dipulangkan ke Mali secepatnya, meskipun dengan harga yang lebih mahal.

Rencananya, jenazah Sekou Camara akan diterbangkan dengan pesawat Eutopia Air Lines dari Jakarta dengan tujuan Bangkok atau Kuala Lumpur, Selasa hari ini. Setelah itu, perjalanan akan diteruskan ke Mali, tanah kelahiran Sekou Camara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sekou Camara meninggal dunia wafat karena diduga terkena serangan jantung saat menjalani latihan bersama tim PBR, Sabtu (27/7/2013) malam. Pemain lengkap Abdulaye Camara Sekou ini meninggal dunia pada usia yang relatif masih muda yakni 27 tahun.

Berita meninggalnya Sekou Camara pertamakali terungkap lewat akun Twitter bek PBR, Nova Arianto, yang mengabarkan bahwa rekannya itu meninggal dunia setelah sempat terjatuh pada sesi latihan tim pada sekitar pukul 21.35 WIB.

Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, namun Sekou Camara tidak tertolong hingga menghembuskan nafas terakhir. Sebelumnya, eks pemain Persiwa Wamena ini sempat mengeluh sesak nafas kepada Gaston Castano yang menjadi rekan timnya di PBR. Namun, Sekou Camara tetap melanjutkan latihan hingga terjadi peristiwa naas itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda