Scroll to Top

Anak Menjadi Percaya Diri Jika Diajak Bicara Waktu Makan

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 31 Jul 2013

makan bersama

Mengobrol waktu makan mungkin bagi sebagian kalangan dianggap tabu. Banyak pula yang berdalih bahwa berbicara saat makan rentan mengalami tersedak. Hanya saja, dari sekian anggapan negatif tersebut sebenarnya mengobrol saat makan sangat berguna bagi kemampuan komunikasi anak-anak. Studi yang dilakukan National Literacy Trust mengungkapkan, seringnya anak diajak mengobrol saat makan bersama dapat meningkatkan kepercayaan dirinya.

Dikutip BBC, orang tua cukup mengajak anak berbincang 10-15 menit saat makan untuk mendapatkan manfaat tersebut. Jika ingin sekalian mengajari anak belajar tentang sesuatu, kata-kata yang diucapkan pada anak bisa diulang kembali dalam sesi makan berikutnya. Hal ini akan mengajarkan anak untuk belajar secara bertahap.

Studi melibatkan 35 ribu anak-anak di Inggris. Mereka diambil dari 188 sekolah dan berusia dari 8-16 tahun. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner di dalam kelas. Dari data yang dikumpulkan, tersurat pengaruh makan bersama terhadap kepercayaan diri anak.

Hasilnya, anak-anak yang terbiasa makan bersama keluarga dalam kesehariannya, 62 persen terlihat lebih percaya diri saat tampil di depan kelompok. Anak yang makan tapi cenderung diam saja selama menyantap makanannya, hanya ada 42 persen yang terlihat percaya diri. Sementara itu, ada 52 persen anak yang percaya diri ketika tidak sering makan bersama keluarga.

Dilihat dari keaktivan berbicara saat makan, 75 persen anak merasakan percaya diri saat berdiskusi di kelas pada mereka yang biasa berbincang saat makan bersama. Anak yang makan bersama namun jarang berbincang, hanya ada 57 persen yang percaya diri. Ada 64persen anak yang yang tidak makan bersama keluarga.

“Penelitian kami menunjukan bagaimana pentingnya percakapan di rumah dengan kesuksesan anak-anak dan anak muda dimasa depan,” kata Jonathan Douglas, direktur National Literacy Trust. “Berbicara dan berkomunikasi di rumah, contohnya diwaktu makan, akan membantu anak-anak maraih kemampuan yang mereka butuhkan untuk sukses dan hidup bahagia,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda