Scroll to Top

Fabio Oliviera & Mursyid Effendi, Duet Pelatih Baru Persebaya 1927

By Aditya / Published on Saturday, 03 Aug 2013

Fabio Oliveira Timnas Indonesia

Duet Fabio Oliviera dan Mursyid Effendi akhirnya resmi menjadi pelatih baru Persebaya 1927 untuk menggantikan Ibnu Grahan yang mengundurkan diri. Fabio Oliviera dan Mursyid Effendi akan menangani Persebaya 1927 hingga kompetisi Indonesia Premier League (IPL) 2013 berakhir.

Kepastian ditunjuknya Fabio Oliviera dan Mursyid Effendi sebagai pelatih baru tim Bajul Ijo disampaikan langsung oleh CEO Persebaya 1927, Cholid Ghoromoah. Kedua pelatih baru tersebut sudah meneken kontrak di Surabaya untuk membesut Andik Vermansyah dan kawan-kawan.

“Fabio dan Mursyid sudah sepakat menangani tim sampai akhir musim ini. Fabio dan Mursyid kita beri target minimal membawa Persebaya finish runner up di akhir musim. Semoga keduanya bisa memberi prestasi yang melebihi target,” ujar Cholid Ghoromoah di Surabaya, kemarin.

“Untuk hal-hal teknis tim, kan sudah ada yang menangani. Kami sekarang akan fokus keuangan, saya yakin akan ada jalan keluar,” harapnya.

Untuk pelatih kepala Persebaya 1927 akan dijabat oleh Fabio Oliviera, sedangkan Mursyid Effendi bertindak sebagai asisten pelatihnya. Nama Fabio Oliviera sendiri sebenarnya sudah cukup dikenal oleh publik sepakbola nasional. Sosok asal Brasil ini sebelumnya menjadi asisten pelatih Nil Maizar saat menangani Timnas Indonesia.

Begitu pula dengan Mursyid Effendi. Bekas pemain Timnas Indonesia ini pernah menjadi kontroversi dalam kejadian memalukan yang kemudian dikenal sebagai skandal Sepakbola gajah pada tahun 1998 silam. Sosok yang dulunya berposisi sebagai bek ini juga pernah lama memperkuat Persebaya Surabaya, yakni dari tahun 1994 hingga 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda