Scroll to Top

Facebook Bayar Hacker Rp 10 Miliar untuk Temukan Celah

By Ibnu Azis / Published on Monday, 05 Aug 2013

Facebook

Facebook dalam dua tahun ini telah habiskan Rp 10 miliar untuk budget program Bug Bounty. Sebuah program yang ditujukan pada hacker kenamaan untuk temukan celah yang ada di situs jejaring sosial populer itu.

Dalam sebuah pers rilisnya, Facebook telah membayar total USD 1 juta pada 329 peneliti keamanan yang tersebar di 51 negara. Dari kesemuanya itu 20% diantaranya berdomisili di Amerika Serikat (AS).

Sedangkan untuk lima negara teratas yakni AS, India, Inggris, Turki, dan Jerman. Untuk 10 negara teratas dengan tingkat pertumbuhan tercepat yakni AS, India, Turki, Israel, Kanada, Jerman, Pakistan, Mesir, Brasil, dan Swedia. Apakah peretas jempolan berasal dari negara-negara di atas?

Facebook mengatakan jika progam Bug Bounty ternyata lebih sukses dari apa yang mereka perkirakan. Bahkan dua orang peserta ditarik untuk diperkejakan di Facebook sebagai karyawan tetap di tim keamanan.

“Kemajuan ini benar-benar menggembirakan. Program ini dapat memberi dampak yang signifikan pada kemampuan kita untuk menjaga Facebook tetap aman,” ujar Collin Greene, Security Engineer di Facebook.

Facebook sendiri sepertinya tidak begitu peduli berapa yang diinvestasikan untuk sektor keamanan. Sebab, mereka sadar benar jika tak bisa miliki orang-orang pintar dari segala penjuru dunia yang bisa menambal celah keamanan situsnya.

“Program Bounty Bug ini memungkinkan kita untuk memanfaatkan bakat dan perspektif orang-orang dari segala macam latar belakang, dari seluruh dunia,” pungkas Greene.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda