Scroll to Top

Profil Ahli Terapi Persib Tatang Sutisna

By Agus Prasetyo / Published on Tuesday, 06 Aug 2013

Sosok Tatang Sutisna bagi seluruh punggawa Persib, tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya berkat sentuhan tangannya, kondisi anak asuh Djajang Nurdjaman bisa kembali fit dalam melakoni setiap pertandingan di ISL.

Persib memang beruntung mempunyai ahli terapi dan massage sekelas Tatang Sutisna. Pria yang akrab disapa Entis ini selain cukup berpengalaman sebagai masseur, memilih berlabuh di Maung Bandung karena urusan hati.

Pengalamannya sebagai masseur tak perlu diragukan lagi setelah bergabung dua musim dengan Maung Bandung. Dirinya juga pernah dipercaya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.

Ketika dimintai konfirmasinya, Entis mengungkapkan keahlian pijat-memijat yang dimilikinya didapat secara otodidak.

“Keluarga saya dulu ada yang ahli dalam pijat-memijat orang yang mengalami keseleo dan cedera, mungkin darahnya menurun ke saya” ungkap Entis seperti yang dilansir situs resmi Persib.

Selama bergabung dengan Persib dirinya mengaku senang sekaligus bangga, sebab sebagai orang Bandung sangat mengidolakan tim berjuluk Pangeran Biru itu.

Namun selama perjalanan menjadi masseur, dirinya mengaku hal yang menarik sempat didapat saat berada di Timnas Indonesia.

“Saya gabung dengan Timnas pada 2007. Waktu itu berkesempatan menjadi masseur Timnas yang akan berlaga di SEA Games Thailand dan melakukan pemusatan latihan di Argentina. Waktu itu awal saya Idul Fitri dan shaum di negeri orang” cerita Entis.

Entis mengaku saat di Argentina, ia sempat berpikir tidak akan menyantap ketupat dan makanan khas Indonesia saat perayaan kemenangan tersebut.

Namun hal itu di luar dugaannya, sebab saat di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di sana makanan yang dirindukannya tersaji.

“Saat Idul Fitri datang, saya sempat becanda sama Atep tahun itu tidak akan makan-makanan biasa lebaran”

“Saat semua ke KBRI ternyata makanan khas lebaran dari Sabang sampai Merauke ada” tambahnya.

Selesai bertugas sebagai masseur di timnas senior tahun 2009, Entis pun langsung ditarik ke Timnas Indonesia U-16 yang berlatih di Uzbekistan.

Namun tahun berikutnya ia memutuskan bergabung dengan Persib. Selama mengemban tugas, ia sempat bermitra dengan beberapa pelatih seperti Ivan Kolev, Benny Dollo hingga saat ini Djadjang Nurdjaman.

Entis mengatakan walau sudah dua musim bergabung bersama Maung Bandung, namun ini menjadi Ramadan pertamanya bersama tim. Karena di tahun lalu tim sudah diliburkan usai menjalani satu musim kompetisi.

“Kalau di Persib pengalaman saat puasa serunya semua pemain jadi ikut puasa, sampai Messi ikut-ikutan puasa” pungkas Entis.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda