Scroll to Top

Arsene Wenger Sambut Kedatangan Goal-Line Technology

By Wan Faizal / Published on Friday, 09 Aug 2013

Wenger-Taylor

Seperti yang diutarakan wasit kenamaan Inggris, Anthony Taylor, banyak pemeran sepakbola yang memang menantikan kehadiran Goal-Line Technology guna mengurangi kontroversi seputar “gol hantu”. Salah satunya adalah Arsene Wenger. Manajer Arsenal itu mengaku senang dengan kehadiran teknologi tersebut.

Wenger menjadi salah satu tokoh yang sering menyuarakan perubahan dalam arti positif di sepakbola. Ia sering gusar ketika timnya dirugikan oleh hal-hal yang memang tidak bisa teratasi oleh wasit. Bola yang sudah melewati garis gawang namun tidak dianggap gol adalah salah satu contohnya.

Taylor memang didapuk untuk mengenalkan teknologi baru tersebut. Bertempat di Stadion Emirates, Taylor mendemonstrasikan cara kerja alat tersebut di hadapan para jurnalis.

Lucunya, Wenger tiba-tiba muncul dan ikut menyimak penjelasan dari Taylor. Diakui wasit plontos tersebut, Wenger sedikit sewot ketika alat tersebut butuh waktu satu detik untuk bereaksi ketika bola telah melewati garis gawang.

“Saya yakin dengan alat ini. Tapi ketika Arsene masuk ke lapangan dan ikut menyimak, ia butuh penjelasan yang lebih, terutama kenapa ada jeda satu detik untuk alat ini bereaksi setelah bola masuk ke gawang,” ucap Taylor.

Arsene-Anthony

Wenger pun ternyata punya alasan tersendiri soal itu. Meski demikian, ia senang dengan kehadiran alat tersebut yang akan meminimalisir kontroversi di musim depan.

“Saya sangat senang karena ini penting demi adanya keadilan. Teknologi ini sedikit lebih canggih dan rumit dari yang Anda bayangkan sejak awal.  Butuh waktu yang lama untuk memahaminya,” ucapnya.

“Kekhawatiran saya adalah ketika terjadi situasi dimana bola sebenarnya sudah melewati garis gawang, dan kemudian dihalau oleh pemain lawan, lalu pemain mereka dilanggar oleh pemain kami dan wasit baru meniup peluit karena baru mendapat sinyal dari alat tersebut.”

“Pada momen tersebut, ada jeda diantara ketika bola telah masuk ke gawang dan ketika wasit meniup peluit dan berkata telah terjadi gol, padahal disaat yang sama juga terjadi pelanggaran dari pemain kami. Hal itu penting untuk dianalisis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda