Scroll to Top

Erwin Schrödinger, Ilmuwan Fisika Modern di Google Doodle

By Aditya / Published on Monday, 12 Aug 2013

Erwin Schrödinger adalah seorang ilmuwan yang dikenal sebagai tokoh yang cukup berpengaruh di bidang fisika modern. Pemilik nama lengkap Erwin Rudolf Josef Alexander Schrodinger ini dilahirkan pada tanggal 12 Agustus 1887 dan meninggal dunia dalam usia 73 tahun yakni pada tanggal 4 Januari 1961 di kota yang sama, yaitu di Wina, Austria.

Darah Austria Erwin Schrodinger diperoleh dari sang ayah, Rudolf Schrodinger, yang seorang ahli botani. Sedangkan ibunya, Georgine Emilia Brenda, adalah orang Inggris dan merupakan saudaru dari Alexander Bauer, seorang pakar kimia yang terkenal pada masa itu.

Kota Wina memang sangat berarti bagi seorang Erwin Schrodinger. Selain menjadi tempat lahir dan wafatnya, Wina juga merupakan kota di mana Erwin Schrodinger mulai menjejakkan karirnya sebagai seorang ilmuwan. Di kota ini, ia menerima gelar doktor dari Universitas Wina di bawah bimbingan fisikawan Austria legendaris, Ludwig Boltzmann.

Ketika Perang Dunia I meletus, Erwin Schrodinger turut terlibat dengan menjadi seorang perwira artileri. Usai perang, ia pun kembali menekuni aktivitasnya sebagai akademisi di bidang fisika dengan mengajar di Zurich, Swiss. Di sinilah Erwin Schrodinger mulai mengembangkan penelitian tentang partikel yang sebelumnya telah dipelopori oleh Louis Victor de Broglie.

Nama Erwin Schrodinger semakin melambung setelah ia berhasil memecahkan rumus persamaan partikel yang sebelumnya masih menjadi teka-teki. Selain itu, Erwin Schrodinger juga mampu merumuskan formulasi mekanika kuantum dengan lebih jelas dan rinci. Setahun sebelumnya, formulasi mekanika kuantum telah diteliti oleh Werner Karl Heisenberg namun rumusannya agak sukar untuk dipahami.

Banyak sekali penemuan dan terobosan yang telah dilakukan oleh Erwin Schrodinger di bidang fisika. Oleh karena itu, tidak heran jika Erwin Schrodinger menerima Hadiah Nobel pada tahun 1933 sebagai pembuktian bahwa sumbangsihnya bagi ilmu fisika modern tidak bisa dianggap remeh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda