Scroll to Top

Anak-Anak yang Mengalami Cacat Lahir Lebih Berisiko Terkena Kanker

By Ilham Choirul / Published on Monday, 12 Aug 2013

kanker anak

Anak-anak yang diketahui memiliki cacat bawaan dimungkinkan mengalami peningkatan terkena risiko kanker saat dirinya tumbuh dewasa. Cacat bawaan ini contohnya adalah Down Syndrom yang menjangkiti sebagian anak-anak dunia. Demikian dikutip dari Times of India.

Menurut studi yang diterbitkan jurnal PLoS ONE Juli lalu, peningkatan risiko kanker anak pada anak yang mengalami kelahiran  dengan cacat bawaan mencapai dua kali lipat sebelum mereka memasuki usia 15 tahun. Risiko tersebut tidak ditemukan pada anak yang lahir dengan kondisi normal.

Peneliti mengatakan, risiko kanker mungkin akan bervariasi mengikuti jenis spesifik dari cacat lahir yang ada. Namun, risiko tersebut tidak lantas meningkat secara signifikan pada berbegai jenis cacat lahir secara umum.

“Ada sebuah bukti besar adanya peningkatan risiko kanker pada anak-anak dengan sindrom Down, (yaitu) cacat lahir genetik yang disebabkan oleh adanya tambahan salinan kromosom 21,” kata Lorenzo Botto, profesor pediatri di University of Utah School of Medicine, yang juga penulis dari studi tersebut.

Cacat lahir termasuk salah satu masalah kesehatan yang membelenggu dalam persoalan kelahiran di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah memasukkan pencegahan cacat lahir dan perawatannya sebagai prioritas global.

Botto menambahkan, studi yang ada saat ini telah memberikan temuan yang konsisten tentang adanya risiko kanker pada anak-anak yang mengalami cacat lahir. Bahkan, risiko ini turut meningkat pada anak-anak yang cacat lahir struktural, yang tidak disebabkan oleh kelainan kromosom dalam tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda