Share

Arema Malang sebagai klub sepakbola papan atas Indonesia, memang memiliki basis suporter yang cukup besar. Hanya saja masih ada satu hal yang kurang dimiliki Singo Edan, yakni stadion milik sendiri yang kelak menjadi tempat diselenggarakannya setiap pertandingan.

Alhasil cita-cita memiliki stadion sendiri diungkapkan oleh segenap manajemen dan petinggi klub Singo Edan, saat tasyakuran ultah ke-26 di kantor Arema Jalan Kertanegara.

Salah satunya CEO Arema, Iwan Budianto menyebutkan jika memiliki stadion sendiri menjadi salah satu harapan utama dari manajemen untuk segera masuk ke era industri sepakbola.

Sampai saat ini Arema berusaha mewujudkan mimpi sebagai klub sepakbola yang mandiri dan bisa menghidupi diri sendiri, khususnya pendapatan tiket serta sponsor.

“Semoga Arema bisa menjadi klub yang mandiri, menjadi klub pertama yang beranjak ke era industri sepakbola Indonesia. Untuk mewujudkan itu kita butuh stadion sendiri” ungkap Iwan Budianto, seperti yang dilansir Malang Post dan Situs resmi klub.

Mimpi manajemen klub berlogo singa untuk memiliki stadion homeground itu tak lepas dari kebutuhan Arema agar berdiri di atas kaki sendiri.

Menurut Iwan Budianto memiliki stadion sendiri berarti selangkah lebih dekat menuju klub sepakbola yang makin mandiri.

Mantan Ketua Badan Liga Amatir Indonesia ini menyebut bahwa kapasitas stadion yang diinginkan melebihi kandang Arema saat ini, Stadion Kanjuruhan.

“Kita ingin punya stadion dengan kapasitas 60 ribu orang. Dengan kapasitas tersebut kami cukup yakin Aremania bakal semakin nyaman dalam bersorak sorai mendukung tim pujaannya” tambah Iwan Budianto.

Saat ini Arema masih menyewa Stadion Kanjuruhan dari Pemerintah Kabupaten Malang, untuk dijadikan tempat pertandingan kandang. Kapasitas stadion sendiri masih sekitar 45 ribu penonton.