Scroll to Top

Twitter Lewat nEmesis Bisa Tunjukkan Restoran Berbahaya

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 13 Aug 2013

haid

Apa jadinya jika lewat kicauan di Twitter bisa mendeteksi restoran yang miliki cap ‘berbahaya’ dan tak sehat? Adam Sadilek bisa melakukannya lewat nEmesis. Ia mengombinasikan tehnik mesin pencarian dengan menganalisa jutaan kicauan di linimasa.

Adam Sadilek lakukan percobaan selama empat bulan di Kota New York. Ia berhasil kumpulkan 3,8 juta tweet dari sekitar 94 ribu pengguna. Selain itu ia juga melacak 23 ribu restoran serta mendapati sekitar 480 laporan.

Lantas kemudian, apa sejatinya yang dilakukan Adam Sadilek? Peneliti yang membangun sistem tersebut saat belajar di Universitas Rochester New York ini berikan rujukan restoran yang ‘berbahaya’ dan harus dihindari pengunjung.

Itulah mengapa ia kumpulkan 480 laporan yang terkait dengan kasus keracunan makanan. Adam Sadilek juga dikenal sebagai ahli data di Google. Sedangkan untuk metodenya sendiri ia gunakan cara yang sama dengan Google Flu Trends kala memrediksi penyebaran penyakit flu.

Dari 3,8 juta tweet yang ia pindai, Adam Sadilek lakukan peringkat relevansi dengan kata kunci ‘perut’ serta ‘makanan’. Lewat nEmesis kemudian, ia meminta responden menilai sekitar 6.000 kicauan yang jadi fokus penelitian.

Alhasil Adam Sadilek berhasil memetakan 120 lokasi restoran ‘berbahaya’ di Kota New York. Tatkala dibandingkan dengan departemen higenis setempat, temuan nEmesis tak jauh beda. Lokasi-lokasi yang disinyalir terindikasi menyebabkan keracunan makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda