Scroll to Top

Jenson Button Minta GP Singapura Dipangkas

By Rheza Fadhlillah / Published on Wednesday, 21 Sep 2011

Jenson-Button

Jenson Button memiliki pendapat bahwa sebaiknya balapan di Singapura dipangkas dari segi waktu. Menurut Button, Sirkuit Marina Bay terlalu berat bagi para pembalap mengingat pada dasarnya sirkuit tersebut merupakan sirkuit jalan raya dan diselenggarakan pada malam hari.

Karakter stop and go seperti pada sirkuit jalanan lainnya memaksa pembalap bekerja keras menempuh jarak 300 km atau sebanyak kurang lebih 60 putaran ditambah satu. Dengan waktu lomba yang nyaris menyentuh dua jam pada tiap penyelenggaraannya sudah tentu balapan tersebut sangat menguras tenaga.

“Ini balapan yang sangat berat karena berlangsung sangat lama, terlama dalam kalender, normalnya sekitar dua jam”, ujar Button kepada Sporting life.

“Secara mental ini sangat melelahkan karena bertipe kecepatan rendah seperti Monaco dengan tembok yang sangat dekat dengan sirkuit, bumpy, dan gelap. Kami melihat ini sangat, sangat berat dan setelah balapan anda akan hancur berkeping-keping”.

“Ini merupakan salah satu balapan yang kami pikir terlalu lama, untuk itu harus dipersingkat”.

“Kami mungkin mampu secara fisik, tapi anda tidak akan bisa berlatih untuk menangani sirkuit yang bergelombang, jadi ini sangat berat bagi kami”.

Pembalap terakhir yang memenangkan GP Singapura adalah Fernando Alonso dari Ferrari pada tahun 2010. Alonso membutuhkan waktu satu jam 57 menit 52 detik untuk menyelesaikan lomba kala itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda