Scroll to Top

Seminggu Tinggal di Pedesaan Bisa Memperbaiki Jam Biologis

By Ilham Choirul / Published on Monday, 19 Aug 2013

pedesaan

Rata-rata orang zaman sekarang memiliki jam biologis yang berkurang dua jam dari yang disarankan. Padahal memiliki jam biologis yang normal akan membantu tubuh lebih sehat. Pasalnya setiap orang memerlukan waktu istirahat yang cukup dan teratur untuk memberikan kebaikan bagi tubuh.

Bila Anda salah satu orang yang bermasalah dengan jam biologis, ada baiknya menghabiskan waktu seminggu di pedesaan yang kurang terlalu ramai dengan gemerlapnya lampu malam dan teknologi. Menurut studi dari Universitas Colorado, hal tersebut dapat memperbaiki jam biologis. Kebiasaan tidur larut malam bisa disembuhkan dengan cara tersebut.

Menurut Kenneth Wright, penulis studi, di lingkungan pedesaan  yang kurang terlalu marak dengan  cahaya penerangan dari lampu di malam hari, membuat seseorang mampu mengubah jam biologisnya. Ketiadaan cahaya di waktu malam membuat orang lebih mudah mengantuk dan tidur lebih awal. Mereka menjadi mudah bangun di pagi hari.

Studi melibatkan 8 relawan yang dikirim ke sebuah kamp selama seminggu. Satu-satunya sumber cahaya adalah api dan matahari. Mereka tidak boleh memakai ponsel dan senter. Mereka diperbolehkan tidur kapan pun diinginkan.

Dalam keadaan minim cahaya seperti itu, ternyata para relawan berubah jam biologisnya. Pada awalnya mereka tidur setelah tengah malam dan bangun pukul 8 pagi. Setelah satu minggi di kamp, mereka mulai tidur pukul 10 malam dan bangun pukul 6 pagi. Dan, mereka semua mengaku memiliki kondisi tubuh yang lebih baik.

Peneliti mengatakan, cahaya yang sering ditemui malam hari di perkotaan akan menghambat hormon melatonin yang seharusnya bekerja dalam keadaan gelap. Hal itulah yang membuat seseorang jam biologis seseorang cenderung berkurang dua jam. Oleh karena itu, jika ingin memiliki jam biologis normal, usahakan segera mematikan cahaya utama rumah Anda di malam hari agar Anda mudah terlelap dan hormon melatonin segera bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda