Scroll to Top

Virus Instagram Dijualbelikan, Bisa Tambah Like dan Follower

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 20 Aug 2013

Instagram

Instagram kedatangan virus ‘jahat’ sebagai hasil modifikasi dari virus Zeus. Virus ini mulanya digunakan untuk mencuri data kartu kredit. Uniknya, virus ini dijualbelikan. Sebab, kemampuannya untuk menambah follower dan like (love) foto di akun Instagram.

‘Program jahat’ ini dilirik oleh kalangan pengguna yang ingin berpromosi via Instgram. Misalkan saja perusahaan dalam kampanye iklan. Selain itu juga dimanfaatkan bagi mereka yang ingin tingkatkan reputasi serta popularitas.

Dikutip dari Mashable yang melansir Reuters, untuk 1.000 follower Instagram dihargai USD 15. Sedangkan untuk 1.000 like dibanderol dua kali lipatnya yakni USD 30.

Facebook sebagai induk Instagram terus berupaya hentikan cara tak ‘halal’ atau tindakan automatisasi di akun mereka. Jubir Facebook, Michael Kirkland berujar jika masalah ini termasuk ancaman spam.

Program jahat Zeus sendiri muncul pertama kali pada tahun 2007 silam. Program ini mencuri data perbankan dan menginfeksi ratusan juta komputer sebagai botnet.

Sedangkan untuk saat ini, Zeus dimodifikasi sedemikian rupa sebagai program untuk menambah follower dan like. Fenomena demikian semakin menasbihkan jika jejaring sosial juga bisa dibisniskan dengan omzet jutaan dolar.

Tak hanya Instagram, kasus akun atau like palsu juga kerap melanda Facebook. Twitter juga sering disandera masalah ini dengan banyaknya akun Twitter pesohor dunia yang ternyata diikuti oleh akun fake, tak aktif, serta bot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda