Scroll to Top

Twitter Bantah Data 15.000 Akun Pengguna Bocor

By Ibnu Azis / Published on Wednesday, 21 Aug 2013

twitter hack

Mauritania Attacker, peretas yang berasal dari Mauritania, sebuah negara dibagian barat Afrika mengaku telah bocorkan data 15.000 akun Twitter. Namun, microblogging populer tersebut membantahnya.

“Kami telah menyelidiki situasi dan dapat mengkonfirmasi bahwa tidak ada akun Twitter yang dikompromikan,” terang Twitter pada Mashable.

Sementara itu Mauritania Attacker lakukan aksi peretasan atas nama Islam. Sedangkan rincian kasus ini terungkap pada bocornya sebuah berkas di situs file-sharing Zippyshare.

Kabar ini muncul setelah Twitter mengirim email ke pengguna untuk gunakan proses otentifikasi dua langkah. Anjuran ini disarankan agar keamanan akun pengguna miliki tingkat keamanan dua kali.

Dari sumber terdekat, otentifikasi dua langkah muncul sebab ada aplikasi pihak ketiga yang telah ditangguhkan. Meskipun Twitter tidak menyarankan mencabut akses aplikasi tertentu (revoke) namun pengguna disarankan untuk meninjau kembali daftar aplikasi pihak ketiga yang terhubung.

Otentifikasi dua langkah sendiri kini telah mendukung pula di aplikasi mobile. Pengguna bisa mengaktifkannya di opsi setting. Cara penggunaannya pun cukup mudah. Sebelum login, pengguna akan menerima SMS kode verifikasi yang akan dimasukkan selah nama pengguna dan kata sandi.

Tak hanya Twiter yang lakukan verifikasi dua langkah. Google, Microsoft, dan Facebook juga melakukannya. Setidaknya dengan langkah ini, akan lebih menjamin keamanan akun pengguna. Username dan password saja tak cukup untuk meretas sebuah akun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda