Scroll to Top

PSSI Putuskan Persija Vs Persib Tanpa Penonton, Jakmania Kecewa

By Aditya / Published on Thursday, 22 Aug 2013

Bambang Pamungkas Jakmania

PSSI telah memutuskan laga ulang antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung akan digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, tanpa boleh disaksikan oleh penonton. Keputusan PSSI terkait laga ulang Persija vs Persib itu tak pelak ditanggapi oleh Jakmania dengan kecewa. Menurut Jakmania, PSSI tidak adil dengan keputusan tersebut.

Wakil Ketua Umum Jakmania, Richard Ahmad Suprianto, mengatakan pihaknya secara hukum tidak bersalah atas insiden pelemparan bus yang membawa rombongan Persib di Jakarta beberapa bulan silam. Oleh karena itu, tidak sepantasnya PSSI menjatuhkan hukuman kepada Jakmania dan Persija.

“Status pertandingan terakhir tanpa penonton. Selain itu, pelaku pelemparan bus tidak terbukti pelakuknya adalah Jakmania. Artinya, Komdis PSSI tidak berhak menghukum Jakmania, karena secara hukum kami tidak terbukti terlibat dalam insiden tersebut,” tukas Richard Ahmad Suprianto di Jakarta.

Jakmania sendiri tidak mempermasalahkan hukuman PSSI sebesar 50 juta rupiah kepada panpel pertandingan Persija vs Persib yang dinilai tidak mampu memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada tim tamu.

Meskipun kecewa dengan keputusan PSSI yang melarang Jakmania untuk menyaksikan laga ulang Persija vs Persib, namun Richard Ahmad Suprianto berharap semua pihak bisa mengambil hikmah dari semua kejadian ini.

“Ini kami jadikan pelajaran bersama. Insiden negatif bisa merugikan tim yang kami dukung. Maka, setiap suporter harus memahami tata tertib suporter di dalam maupun di luar stadion, karena perilaku buruk kami justru bisa merugikan tim yang kami dukung,” ujar Richard Ahmad Suprianto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda