Scroll to Top

Manchester City Dikalahkan Cardiff, Siapa yang Salah?

By Naqib Najah / Published on Monday, 26 Aug 2013

Permainan gemilang di pekan perdana Liga Inggris (18/8/13), berbanding terbalik dengan hasil negatif yang diraih Manchester City dalam lawatannya ke kandang Cardiff City. Bermain sebagai tim tamu di pekan kedua, City dikejutkan dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan tim tuan rumah. Ada apa dengan City sehingga kalah dari Cardiff yang notabene adalah tim promosi?

Masih ingat kemenangan 4-0 yang dirah anak asuhan Manuel Pellegrini saat bermain melawan Newcastle United (20/8/13)? Di laga tersebut, City begitu digdaya menjamu tamunya. Koordinasi antar lini pun sempat menuai komentar Jose Mourinho yang terang-terang terkesima dengan kemampuan David Silva dkk.

Di laga kedua Premier League yang digelar akhir pekan ini, alih-alih meraih kemenangan, City justru ditaklukkan Cardiff City. Pellegrini yang menurunkan Edin Dzeko dari menit pertama terlihat sukses dalam meramu strategi. City menguasai pertandingan, namun rival sekota Manchester United ini gagal mencetak gol hingga jeda turun minum.

Di menit ke-52′, Edin Dzeko membuka asa. 0-1 City unggul. Namun gol tersebut menjadi percuma setelah Gunnarsson menyamakan kedudukan di menit ke-60′, disusul dua gol sundulan Campbell dari tendangan sudut di menit ke-79′ dan 87′. City memperkecil ketertinggalan lewat rekrutan barunya, Alvaro Negredo di menit ke-90+2′.

Hasil ini menjadi evaluasi bagi Pellegrini. Ia menyebut satu faktor penyebab kekalahan timnya. Buruknya konsentrasi dikambing hitamkan pelatih asal Chili ini.

“Anda harus berkonsentrasi terhadap mereka. Kami mencetak dua gol tapi permainan itu membawa kemenangan lewat kemenangan dua tendangan sudut,” tutur Pellegrini.

“Saya pikir kami bermain melawan tim yang sangat sulit,” lanjutnya. “Cardiff memiliki 10 pemain di dekat kotak sendiri dan itu sangat sulit bagi kami untuk mencetak gol. Saya pikir kami tidak bermain dengan baik. Kami bermain sedikit lambat di babak pertama. Ketika kami mencetak gol pertama, saya pikir kami bisa berbuat lebih baik setelah itu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda