Scroll to Top

5 Alasan Pria Menunda Pernikahan

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 27 Aug 2013

menikah

Menikah adalah prosesi sakral yang akan mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih bertanggung jawab. Hanya saja, tidak setiap orang mampu menjawab “iya” ketika diminta untuk menikah. Termasuk pria, sebagian mereka lebih suka menunda pernikahan dengan berbagai alasan. Dikutip dari Genius Beauty, berikut ini beberapa alasan bagi pria untuk tidak buru-buru menikah;

  1. Pria takut kehilangan kebebasan mereka. Kebanyakan pria merasa nyaman dengan kebebasan yang mereka miliki saat dewasa. Sehingga, banyak di antara mereka untuk menunda menikah hingga target usia tertentu untuk memuaskan diri dengan kebebasan. Menikah bisa membuat mereka hidup dalam kontrol yang kuat karena mereka telah memiliki istri yang mesti diperhatikan dan memperhatikan.
  2. Pria kurang siap dengan perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan pria memiliki prinsip-prinsip yang cukup dipegang teguh. Mereka belum mampu bila kebiasaan baru dalam berumah tangga nanti akan menyingkirkan kebiasaan yang dilakukannya tiap hari.
  3. Banyak pria membenci ibu mertuanya. Ibu  mertua memang kerap digambarkan sebagai sosok yang suka mengatur dan ikut campur dalam urusan keluarga anaknya. Meski tidak seluruhnya benar, pria merasa risih bila kehidupan keluarganya nanti ikut dicampuri mertuanya.
  4. Pria belum siap bertanggung jawab. Menikah memang membawa konsekuensi untuk bertanggung jawab dalam berbagai hal. Misalnya urusan pekerjaan rumah tangga, mencari nafkah, sampai mengasuh orang tua. Sebagian pria merasa belum ingin ambil bagian untuk urusan demikian.
  5. Pria masih perlu meyakinkan diri tentang pasangannya. Saat sudah jatuh cinta, biasanya pria akan sekuat tenaga mempertahankan wanita yang disayangi. Namun untuk menuju jenjang pernikahan, pria memerlukan kemantapan untuk menetapkan bahwa pasangannya benar-benar layak menjadi pendamping hidup selamanya. Oleh karena itu, mungkin pria menunda pernikahan demi kemantapan hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda