Scroll to Top

Boer Ciptakan Karakter Abjad Khusus untuk Penderita Disleksia

By Ilham Choirul / Published on Friday, 23 Sep 2011

Jangan merendahkan orang yang menderita disleksia. Karena, penderita kelainan ini memang susah untuk membaca tulisan yang berurutan. Huruf-huruf yang dilihatnya menjadi bergerak, berjatuhan, dan bahkan, terlihat berpindah posisinya. Itulah alasan orang disleksia mengalami kesulitan membaca.

Semua keanehan ini terjadi begitu saja. Sehingga, tidak jarang penderita disleksia mendapatkan cemooh dari sekitarnya sehingga membuatnya rendah diri. Christian Boer, seorang desainer grafis yang menderita disleksia, tergugah untuk mengatasi hal ini.

Warga Belanda yang doyan menggambar ini lantas merancang karakter-karakter yang menyerupai karakter abjad. Ada 26 karakter ciptaannya sesuai abjad. Boer memodifikasi “tongkat” dan “ekor” pada huruf. Misalnya, huruf “h” dipanjangkan karakter “tongkat”-nya agar tidak menyerupai huruf “n”.  Boer juga menciptakan karakter untuk huruf kapital agar penderita disleksia dapat mengetahui awal dan akhir kalimat.

Untuk mengatasi huruf-huruf yang berputar di mata penderita disleksia, Boer menambahkan penyeimbang. “Agar huruf tidak berputar saya memberi pemberat di bawahnya. Untuk huruf-huruf yang saling bercermin, saya modifikasi bentuk hurufnya sehingga mereka susah dicerminkan lagi,” ungkap Boer, seperti dikutip Radio Netherland.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda