Scroll to Top

Akibat Buruk dari Aborsi!

By C Novita / Published on Saturday, 31 Aug 2013

aborsi

Aborsi adalah jalan keluar yang kerap diambil saat seorang wanita mengalami kehamilan yang tidak diinginkan, baik oleh dirinya sendiri, pasangan, maupun keluarga. Padahal tindakan aborsi sangat berbahaya dan punya resiko kesehatan yang besar bagi si wanita.

Tak hanya kesehatan fisiknya saja, wanita yang telah melakukan aborsi terkadang juga mengalami gangguan psikis yang berbahaya.

Apa saja akibat buruk dari aborsi tersebut? simak berikut ini:

  • Organ reproduksi. Wanita yang sedang hamil dan digugurkan paksa kandungannya, maka leher rahimnya robek atau luka.
  • Infeksi. Apabila aborsi dilakukan oleh pihak bukan medis dan tak menggunakan berbagai peralatan yang steril, maka resiko infeksi sangat besar terjadi. Sisa janin yang tertinggal dan belum sepenuhnya dibersihkan dari rahim juga akan menyebabkan infeksi.
  • Perdarahan. Robeknya leher rahim yang dibuka paksa, biasanya menyebabkan perdarahan. Bila tak ditangani dengan benar, maka resiko kematian akibat darah yang habis bisa terjadi.
  • Kanker. Resiko kanker serviks dapat terjadi karena leher rahim yang dibuka paksa. Demikian juga resiko kanker indung telur, dan payudara.
  • Prematur. Seorang wanita yang sebelumnya pernah mengalami aborsi, maka dalam kehamilannya yang selanjutnya akan lebih beresiko mengalami prematur.
  • Depresi. Rasa bersalah dan berdosa yang dialami oleh pelaku dapat membuatnya mengalami depresi, trauma pada kehamilan, ingin bunuh diri, menyesal, dan lainnya.

Karena itu ada baiknya jika kehamilan Anda tak beresiko dalam segi kesehatan, jangan sekalipun melakukan aborsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda