Scroll to Top

Honda Hadirkan Kurikulum Teknik Sepeda Motor Bagi Siswa SMK

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 03 Sep 2013

smk

Para siswa SMK akan dibekali dengan materi kurikulum baru yang didukung sepenuhnya oleh Honda. PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan berkomitmen memberikan kemampuan siswa dalam menguasai sisi otomotif melalui Kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Kabar baiknya, kurikulum ini akan diadopsi ke 2.000 SMK yang ada di seluruh Indonesia.

Silabus yang tertuang dalam kurikulum ini disusun oleh AHM dan Yayasan Astra Honda Motor (YAHM). Peran serta Honda dalam memajukan pendidikan ini menjadi bagian dari program CSR. Selain berupa materi pengajaran, nantinya siswa SMK bisa memakai laboratorium perusahaan yang dapat dipakai untuk tempat praktikum. Di dalamnya telah dilengkapi unit motor Honda, buku pedoman reparasi, katalog, hingga semua penunjang untuk praktikum.

Diungkapkan Kristanto, Head of Corporate Communication, kurikulum disesuaikan dengan tuntutan sistem pembelajaran dengan standar kompetensi untuk mempersiapkan siswa SMK lebih siap memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, selain dengan melakukan penyusunan buku panduan dan bahan ajar, AHM juga melibatkan pelatihan guru, instruktur industri, praktik kerja di industri, hingga penyediaan laboratorium praktik standar industri.

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi siswa-siswi SMK supaya memiliki ketrampilan teruji, sehingga para alumni SMK begitu lulus sekolah bisa langsung bekerja atau mendirikan usaha sendiri,” kata Kristanto seperti dikutip Dapur Pacu.

Hingga saat ini sudah ada 67 SMK yang mengadopsi kurikulum Teknik Sepeda Motor. Target penerapan ke 2.000 SMK dilakukan secara bertahap.

“Nantinya SMK tidak hanya menjadi tempat untuk uji kompetensi, tetapi juga tempat sertifikasi profesi dengan naungan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk bisa mencapai semua ada prosesnya, dan tidak sembarangan SMK yang bisa menjadi binaan kami,” terang Kristanto pada Antara.

Oleh karena itu, AHM berharap usaha ini mendapat dukungan sepenuhnya dari pemerintah pusat dan daerah. Kurikulum ini menjadi jembatan untuk menempatkan siswa SMK satu langkah lebih maju dalam penguasaan kemampuan menangani sepeda motor.

foto: SMK Diponegoro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda