Scroll to Top

FB Gunakan Foto Pengguna untuk Iklan, Ini Penjelasan Mereka

By Ibnu Azis / Published on Friday, 06 Sep 2013

Mark Zuckerberg

Pengguna FB pasti kerap mendapati foto teman mereka yang nongol di iklan di jajaring sosial top tersebut. Dalam sebuah pernyataan, Facebook menjelaskan hal ini di situs Mashable. Berikut sedikit detailnya.

Pada akhir bulan lalu, Facebook telah memutakhirkan kebijakan Statement of Rights and Responsibilities-nya. Dari perubahan ini, yang paling mengkhawatirkan adalah soal pengunaan data pribadi pengguna.

Data ini digunakan untuk ‘pemanis’ iklan yang akan tertampil di laman pengguna lain (teman). Misalkan saja seorang pengguna FB A menyukai laman Nike di Facebook. Di News Feed Facebook temannya, ia akan melihat iklan Nike dengan pola: “Pengguna A (dengan foto) menyukai laman Nike, jadilah yang pertama menyukainya”.

Iklan dengan pola tersebut dikenal dengan nama Social Ads atau Iklan Sosial. Iklan ini memang menggunakan data dan informasi pengguna seperti foto. Iklan tersebut sempat dikeluhkan pengguna dan berujung ke meja hijau beberapa waktu lalu.

Facebook pun mengamini soal itu. Iklan Sosial akan tayang jika seorang pengguna menyukai laman terkait iklan yang akan ditayangkan. Dan iklan ini akan tayang di laman teman pengguna yang belum atau tidak menyukai laman iklan yang diiklankan. Data pengguna yang bakal tercatut bisa nama dan foto.

Lantas, bagaimana untuk tak tersemat nama dan foto pengguna di iklan sosial Facebook? Pengguna bisa menonaktifkannya tanpa harus menghapus akun Facebook. Caranya mudah. Tinggal masuk ke Pengaturan Privasi dan pada tab Iklan sila edit pengaturan agar informasi pengguna tidak ditampilkan dalam Social Ads.

Soal foto, data yang ada hanya akan muncul pada jaringan pengguna. Jika privasi Facebook pengguna di-setting sangat ketat atau tertutup, Facebook tak bakal tampilkan iklan sosial tersemat foto pengguna.

Dari beberapa keterangan di atas bisa disimpulkan jika pengguna mau tak mau turut ikut ambil bagian dari iklan (sosial) Facebook. Dan pengguna pun tak mendapat kompensasi untuk itu.

Celakanya lagi, jika pengguna menyukai laman, baik itu sengaja maupun tidak, sama saja membantu pengiklan temukan target iklan. Dan target atau pasar iklan itu adalah rekan-rekan pengguna sendiri di Facebook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda