Scroll to Top

Lionel Messi Dibenci 2% Pendukung Barcelona

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 09 Sep 2013

Lionel Messi Dibenci 2% Fans Barcelona

Lionel Messi ternyata tak dicintai oleh 100% pendukung Barcelona. Dalam wawancara dengan ‘Hat-Trick Barca’, presiden Sandro Rosell menyebutkan ada 2% fans yang tak menyukai sosok Si Nomor 10. Rosell juga membela diri dari pernyataan Eric Abidal tentang gaji, plus membocorkan transfer Neymar yang sempat ‘dipersulit’ Real Madrid.

“Di klub, kami mengadakan polling internal, dan ada 2% socios (‘member’ Barcelona) yang tidak menyukai Lionel Messi. Saya ingin bersua dengan yang dua persen ini,” papar Rosell yang menyebut, jabatan presiden Barcelona bukanlah jabatan yang mudah.

Tidak hanya membahas Lionel Messi, Sandro Rosell juga membocorkan sedikit tentang transfer Neymar. Menurutnya, saat sang bintang Brazil sudah sepakat menandatangani kontrak dengan kubu Camp Nou, masih ada e-mail rayuan dari kubu Santiago Bernabeu. Namun, masa-masa itu sudah berlalu, dan Rosell optimis kinerja dan kekompakan Lionel Messi-Neymar akan sangat membantu Barcelona.

“Messi dan Neymar bekerjasama dengan baik. Ketika saya melihat mereka di ruang ganti, mereka tampak nyaman satu sama lain. Sangat nyaman.”

Sandro Rosell juga mengungkapkan, Andres Iniesta sebentar lagi akan menjadi pemain bergaji termahal kedua di Barcelona setelah Lionel Messi. Urusan ini akan ditangani oleh Andoni Zubizarreta, dan Rosell menyebut perpanjangan kontrak Iniesta penting karena ia adalah kepingan istimewa untuk klub.

Akan halnya kasus Eric Abidal yang menyebut Barcelona tidak membayar gajinya ketika masih berjuang melawan penyakit, Sandro Rosell berkilah, “Saya tidak terlalu mengerti apa yang terjadi dengan Abidal …”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda