Scroll to Top

Inilah Alasan Parasit Malaria Sangat Tangguh

By Ilham Choirul / Published on Monday, 26 Sep 2011

Parasit malaria, yang ditularkan melalui nyamuk, ternyata memiliki ketahanan hidup yang cukup baik. Dikutip dari Deutsche Welle, parasit tersebut mampu hidup pada berbagai inang atau tempat hidup. Berawal dari inang berupa nyamuk, kemudian berpindah ke manusia lewat gigitan nyamuk. Padahal, dua makhluk ini memiliki tipe sel yang berbeda.

Ketika parasit malaria itu masuk ke manusia, dia  masuk sampai bawah kulit dan mengalir bersama darah. Hati atau liver menjadi tempat berkembang biaknya dan sekaligus menginfeksi sel darah merah. Inari Kursula, peneliti dari Helmholtz-Zentrum di Hamburg (Jerman), mengatakan,  itulah bentuk luar biasanya parasit malaria yang begitu luwes dalam beradaptasi di berbagai tempat.

“Jadi parasit mengalami tekanan besar untuk bertahan hidup di lingkungan yang berbeda-beda,” kata Kursula.

Gerakan parasit malaria, jelas Kursula, juga sangat lincah. Meski tanpa kaki, dia bergerak menggunakan flagellum dengan bergeser secara lentur ke depan. Dapat dikatakan, parasit ini bergerak dari dalam dengan bantuan kerangka selnya yang sangat lentur.

Kerangka ini amat dinamis. Untuk bergerak, kerangka akan memotong suatu bagian dan membuat serat-serat baru di bagian lain. Semua proses ini dibantu oleh sebuah protein yang secara aktif dan kontinyu melakukannya.

“Protein ini penting untuk kelenturan parasit. Tanpa protein ini, parasit tidak akan dapat bergerak dan tidak dapat bertahan hidup,” ungkap Kursula.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda