Share

Bripka Sukardi, Polisi Ditembak di Depan Gedung KPK Tewas

Bripka Sukardi, seorang polisi Provost Mabes Polri, meninggal dunia setelah ditembak oleh sosok misterius di depan Gedung KPK pada Selasa, 10 September 2013 pukul 23.30 WIB. Diduga, ada empat orang yang terlibat dalam penembakan menggunakan pistol Revolver ini. Kejadian ini menambah daftar peristiwa  serupa dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan laporan saksi mata, kejadian berlangsung saat Bripka Sukardi mengendarai motor di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Keempat pelaku menggunakan tiga motor.

Pelaku yang mengemudikan Honda Supra warna hitam memepet sang polisi dari samping. Kemudian, pelaku yang membonceng motor matic menembak tiga kali. Tembakan tersebut mengarah pada dan perut.

Seorang pelaku berjaket merah sempat turun dan melepaskan satu tembakan lagi. Seolah untuk memastikan korban benar-benar meninggal. Bripka Sukardi tewas di tempat, sedang para pelaku berhasil meloloskan diri ke arah Mampang. Diduga kuat, para penembak misterius ini menggunakan pistol jenis Revolver.

Sang anggota provost Mabes Polri sendiri, saat itu tengah mengawal enam truk dari Tanjung Priok yang melintas di Jalan Rasuna Said. Ia mengendarai Honda Revo warna merah, dengan nopol B 6671 TXL. Dilaporkan detik, Bripka Sukardi membawa pistol di pinggang saat itu.

Sebelumnya, sudah ada tiga korban dari polisi yang tewas ditembak orang tak dikenal dalam dua bulan terakhir. Mereka adalah Aiptu Dwiyanto di Ciputat pada 7 Agustus, dan Aipda Kus Hendratna serta Bripka Ahmad Maulana di Pondok Aren selang sembilan hari kemudian.

Foto: Liputan6