Scroll to Top

Penembakan Polisi di Depok: Komplotan Curanmor Terlibat?

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 14 Sep 2013

Penembakan Polisi di Depok Komplotan Curanmor Terlibat

Anggota unit Sabhara Mabes Polri, Briptu Ruslan Kusumah tertembak pada Jumat 13 September 2013 pukul 18.45 WIB di dekat lapangan sepakbola di Perumahan Bhakti ABRI kawasan Cimanggis, Depok, Jawa barat. Disinyalir, kejadian yang melibatkan empat pelaku ini adalah aksi perampokan yang dilakukan oleh komplotan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).

Penembakan ini sendiri tidak didasari oleh motif teror kepada polisi seperti yang terjadi belakangan. Setidaknya ini tersirat dari keadaan Briptu Ruslan yang saat kejadian tidak memakai atribut kepolisian, atau seragam.

“Saat kejadian, korban tidak memakai seragam atau atribut kepolisian,” cetus Ajun Kombes Herry Heryawan, Kepala Sub-Direktorat Kejahatan dan Kekekerasan Polda Metro Jaya kepada Tempo.

Ketika itu sang briptu tengah  duduk di bangku; sedang motornya hendak dicuci. Korban sebelumnya dipaksa menyerahkan kunci,. Karena terjadi rebutan kunci motor, Briptu Ruslan kemudian ditembak di bagian lutut sebelah kiri. Begitu motor Kawasaki Ninja berwarna oranye-hitam milik korban didapatkan, pelaku segera kabur ke arah Tapos.

“Pelaku empat orang menggunakan motor Honda Beat warna hitam dan Honda Beat warna putih. Pelaku diperkirakan pemain (spesialis curanmor), dari salah satu daerah,” cetus juru bicara Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto seperti dikutip oleh beritasatu.com.

Saat ini sudah ditemukan bukti berupa selongsong kecil dengan proyektil di lokasi kejadian. Ruslan sendiri dikabarkan membaik setelah mendapatkan perawatan intensif.

Foto: VIVAnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda