Scroll to Top

Persebaya 1927 Tak Percaya Lagi pada IPL dan LPIS

By Aditya / Published on Saturday, 14 Sep 2013

mat halil persebaya 1927

Bertambah lagi klub peserta Indonesia Premier League (IPL) yang mengungkapkan rasa tidak percayanya kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Kali ini giliran Persebaya 1927 yang angkat bicara. Tim Bajul Ijo yang merasa dirugikan di beberapa laga IPL secara terang-terangan menyatakan tidak percaya pada LPIS dan akan melaporkan hal ini kepada PSSI.

“Kami mulai tidak percaya dengan liga ini, baik LPIS, terutama wasit dan perangkat pertandingannya. Kami telah kirimkan surat protes pada PSSI. Kejadian ini telah berkali-kali dialami oleh tim kami,” tukas Surahman, Sekretaris Persebaya 1927, Sabtu (14/9/2013).

Pernyataan serupa juga diungkapkan oleh manajer Persebaya 1927, Saleh Hanifah. Meskipun tidak menyebut secara jelas, namun pernyataan Saleh Hanifah terkesan merujuk kepada LPIS selaku operator IPL yang tidak mampu menjalankan kompetisi dengan bersih karena masih banyak kejadian janggal yang kerap terjadi.

“Yang sesalkan bukan kekalahan tim kami, hanya saja ternyata masih ada yang tega mempermainkan sepakbola di Indonesia. Kami tidak pernah melakukan hal itu di Surabaya,” keluh Saleh Hanifah.

Sebelumnya, sejumlah tim IPL lainnya, seperti Semen Padang dan Persiba Bantul, juga mengeluhkan kinerja LPIS yang disebut tidak profesional. Semen Padang bahkan secara gamblang mengaku sudah tidak antusias lagi bermain di IPL.

“Terus terang, kami sudah tidak antusias lagi berkompetisi di IPL. Kompetisi itu tidak diminati oleh suporter, terlihat dari jumlah suporter yang datang di setiap partai kandang. Kami tunggu saja kelanjutan kompetisi itu ke depan,” kata CEO Semen Padang, Erizal Anwar, beberapa waktu lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda