Scroll to Top

Melawan Tumor Hati, Abidal Angkat Piala Champions

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 30 May 2011

Ada yang aneh dalam perayaan gelar Juara Liga Champions oleh Barcelona di Wembley. Pertama, dalam pertandingan final melawan Manchester United, kapten tim Carles Puyol tidak dimainkan sebagai starter. Alhasil, ban kapten melekat pada sosok Xavi Hernandez, jenderal lapangan tengah Barcelona.

Puyol baru dimasukkan di menit-menit terakhir untuk menggantikan Dani Alves. Sejak saat itu pula ia menjadi kapten Barcelona. Namun, kala para pemain Barcelona menerima medali dari Michael Platini, Presiden UEFA, Puyol tidak berjalan paling belakang.

Biasanya, kaptenlah yang ada di baris terakhir karena ia akan diberi kehormatan untuk mengangkat trofi Liga Champions pertama kali. Alih-alih Puyol, yang ada di bagian terakhir kubu Barcelona adalah Eric Abidal, bek kiri Barcelona yang sudah berusia 31 tahun. Ada apakah gerangan?

 

Perjuangan Melawan Tumor Hati

Penggemar Blaugrana pasti mengetahui perjuangan berat Eric “Abi” Abidal musim ini. Pada awal Maret lalu, ia mendadak divonis memiliki tumor di dalam hatinya. Kabar ini tidak hanya menyentak Abi, tetapi juga kubu Barcelona yang kala itu memasuki tikungan akhir Liga Spanyol dan Liga Champions.

Bagaimana pun, Abidal mesti masuk ke meja operasi untuk mengangkat tumor tersebut pada 17 Maret 2011. Setelah “bertaruh nyawa”, ia juga mesti istirahat beberapa waktu untuk memulihkan keadaan pasca operasi.

Atas perjuangannya inilah banyak yang salut kepada Abidal. Bahkan, musuh bebuyutan Barcelona, Real Madrid, ikut memberi support kepada Abidal. Kala Real Madrid bersua dengan Olympique Lyon dalam babak 16 besar Liga Champions, pemain dari kedua tim mengenakan kaus bertuliskan “Animo Abidal” ([Kau] Kuat, Abidal!).

Sementara itu kala Barcelona berduel melawan Getafe pada 19 Maret, ada perlakuan khusus dari para Cules, pendukung Barca untuk Abidal. Pada menit 22, angka yang sama dengan nomor punggung Abidal, seluruh Cules bertepuk selama semenit penuh untuk mendukung Abidal.

Atas perjuangannya melawan tumor hati, Abidal mendapat kehormatan untuk menjadi pengangkat pertama trofi Liga Champions musim ini. Abidal memang bukanlah kapten tim Barcelona. Namun, semangat juangnya melawan tumor hati telah menginspirasi rekan-rekannya untuk memberikan yang terbaik di lapangan.

Peristiwa Abidal mengangkat trofi Liga Champions ini juga menunjukkan bahwa sepakbola tidak hanya olahraga yang mengenal menang-kalah atau peraturan baku yang kaku. Abidal dan Barcelona menunjukkan adanya sisi kemanusiaan dalam cabang olahraga terpopuler di planet ini. Bravo Abidal dan Barcelona!

 

One thought on “Melawan Tumor Hati, Abidal Angkat Piala Champions”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda