Scroll to Top

Pria Dengan Testosteron Rendah Berisiko Mengalami Penyakit Jantung

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 26 Sep 2013

low-testosterone

Pria yang memiliki kadar hormon testosteron dalam tubuhnya bukan hanya berisiko mengalami ketidaksuburan. Studi baru yang dilakukan Ghent University Hospital di Belgia juga menemukan, pria dengan testosteron rendah juga berpeluang mengalami dan meninggal karena penyakit jantung. Demikian dikuti dari Times of India.

Testosteron merupakan hormon seks untuk pria. Keberadaannya membantu pria tetap terjaga gairah seksualnya, memproduksi sperma, dan menjaga kesehatan tulang. Sementara itu, menurunnya kadar hormon dapat ditandai dengan  meningkatnya lemak, hilangnya rambut di tubuh, dan menurunnya massa otot.

Studi yang dipimpin Johannes Ruige, MD, PhD tersebut meneliti sejumlah studi yang pernah dilakukan. Hasilnya antara hubungan antara testosteron dengan penyakit kardiovaskuler. Studi ini menjadi bukti hubungan sederhana di antara keduanya. Peneliti juga mengatakan bahwa rendahnya testosteron dan penyakit jantung bisa pula disebabkan oleh menurunnya tingkat kesehatan secara keseluruhan.

“Sebuah patogenesis tertentu tidak terlihat. Namun kejadian yang mungkin jarang diselidiki bisa saja memainkan peran, seperti trombosis (yang membuat) bekuan darah berkembang dalam sistem peredaran darah atau aritmia, sehingga ada masalah dengan tingkat atau denyut  jantung,” kata Ruige.

Penelitian ini akan diterbitkan dalam The Endocrine Society’s Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism (JCEM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda