Scroll to Top

6 Pesawat Sukhoi SU 30MK2 Perkuat TNI AU

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 26 Sep 2013

Enam unit pesawat Sukhoi SU-30MK2 yang dipesan pemerintah Indonesia dari Rusia, resmi diterima melalui Menteri Pertahanan RI, Purnomo Yusgiantoro. Untuk pembelian enam pesawat tempur ini, pemerintah mengeluarkan dana sebesar 470 juta Dolar AS.

Enam unit pesawat Sukhoi SU-30 MK2 tersebut ditempatkan di Lanud (Lapangan Udara) Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan. Dengan demikian, Lanud Hasanudin sudah memiliki satu skuadron yang terdiri 16 pesawat tempur Sukhoi, karena sebelumnya sudah didatangkan 10 pesawat Sukhoi SU-27 SKM.

Penerimaan resmi pesawat tempur asal Rusia itu tidak hanya dihadiri oleh Menteri Pertahanan. Tetapi juga Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, beberapa pejabat tinggi TNI lain, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, dan para muspida Pemprov Sulawesi Selatan.
16 pesawat Sukhoi yang didatangkan tersebut telah dilengkapi dengan persenjataan terbaru, kombinasi Air to Air dan Air to Ground.

Dengan sistem ini, Sukhoi mampu menghalau serta menghancurkan titik serangan, entah di udara atau di darat. SU-30MK2 sendiri merupakan perkembangan dari SU-30MKK.

6 Pesawat Sukhoi SU 30MK2 Perkuat TNI AU

Kementerian Pertahanan membantah jika kedatangan Sukhoi SU-30MK2 ini tidak dilengkapi dengan senjata. Dalam kontrak pembelian, Indonesia meminta pesawat tempru yang komplet. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhan, Brigjen TNI Sisriadi kepada Republika menyatakan, meskipun saat ini pesawat tersebut tidak disertai kelengkapan amunisi, ini hanyalah masalah teknis semata.

“Dalam kontrak pembelian disebutkan pesawat dengan senjata lengkapnya, mungkin akan didatangkan terpisah dengan pesawatnya.”

“Pembayaran pengiriman amunisi satu kotak sama dengan mengirim satu tank karena risikonya besar. Ini kan teknis saja sebenarnya, karena amunisi itu ada dalam kontrak namun secara teknis pengirimannya seperti itu.”

Anda yang belum menyaksikan ketangguhan Sukhoi SU-30 MK2 dapat melihat kecanggihan pesawat tempur ini dalam video berikut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda