Scroll to Top

Twitter Anda Fakir Follower? Mungkin Ini Penyebabnya

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 01 Oct 2013

Twitter

Salah satu pertanda seseorang populer di Twitter adalah dari jumlah pengikutnya. Jika pengguna fakir follower atau miskin pengikut, pasti ada yang salah dengan akun yang dimiliki. Dan berikut kemungkinan kesalahan-kesalahan pengguna yang akibatkan itu.

1. Mengaku Pakar

Menjadi pakar adalah sebuah anugerah, tapi jika mengaku pakar, tunggu dulu. Jika di bio tertulis jika pengguna adalah pakar bla bla bla atau ‘expert’ bla bla bla dan lain sebagainya, pengguna lain sejatinya muak membacanya. Terkesan arogan dan sombong.

2. Tak Tampilkan Foto

Ini juga jadi sebuah alasan mengapa tidak diikuti. Sebuah profil atau bio Twitter ibarat KTP. Jika tak dilengkapi dengan komplit maka KTP itu juga tak lengkap. Pengguna Twitter paling sebal melihat foto profil yang muncul gambar ‘telur’. Sebab, gambar tersebut muncul jika pengguna tak mengunggah foto profil.

3. #TeamFollowBack

Entah apa maksud dan tujuannya, tim ini selalu berkicau soal follow balik, follow back, follback, polbek, dan sejenisnya. Kembali, pengguna Twitter juga muak dengan hal ini. Sungguh tak nyaman dipandang mata terlebih memenuhi timeline.

4. Perbandingan Following dan Follower

Idealnya jumlah follower dan following adalah berimbang. Jika tidak maka rasio yang ada akan terkesan janggal. Pengguna lain bisa berasumsi jika pengguna yang dicurigai adalah akun spam. Alhasil mereka tak diikuti.

5. Terlalu Cerewet

Di dunia nyata, orang cerewet dan bawel jarang disukai. Terlebih jika merancau omong kosong. Pun juga di Twitter. Kuncinya, jangan berkicau terlalu sering. Berikan jeda. Tulis tweet dengan intensitas yang wajar atau seperlunya. Jika memang cerewet, cerewetlah dengan berkicau hal-hal yang penting, jangan asbun.

6. Disamber Bot

Jumlah bot di Twitter tidaklah sedikit. Bot ini diciptakan untuk tujuan dan maksud tertentu terserah penciptanya. Pengguna miliki persepsi lain soal bot. Jika tweet yang ada tersamber bot, mereka juga bisa berfikir jika pengguna tersebut bagian dari bot. Buat apa mengikuti bot?

7. Akun Jualan

Berdagang sah-sah saja di linimasa. Tak sedikit yang lakukan itu dengan manfaatkan media sosial. Namun, tetap ada etika yang harus dijaga. Misalkan saja jangan asal mention, jangan asal nyamber, dan tidak terlalu masif berpromosi.

8. Mengirim Spam

Terakhir, jika akun pengguna mengirim spam via DM, tamatlah sudah riwayatnya. Jangankan di unfollow, pengguna tersebut bisa pula dilaporkan sebagai spammer. Untuk itu jangan asal klik tautan menggiurkan di Twitter. Selalu siagalah dan waspada akan hal itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda