Scroll to Top

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Membuat Tato Tubuh

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 02 Oct 2013

tato

Di negara barat, membuat tato adalah sebuah seni. Banyak penikmat tato membuat gambar di berbagai tempat di tubuh. Mereka dianggap stylist dengan gaya seperti itu. Namun tahukah Anda? Tato sendiri sebenarnya juga mengundang risiko terhadap kesehatan tubuh.

Di saat terjadi kontak antara jarum dan tinta tato pada kulit, maka terbuka peluang bagi seseorang untuk mendapatkan kasus infeksi. Pasalnya, dalam proses tersebut tersimpan risiko tinggi terhadap perpindahan virus, bakteri, dan jamur yang dapat menginfeksi kulit. Belum lagi jika tusukan jarum terlalu dalam dan menimbulkan luka kecil. Berbagai penyebab penyakit tersebut bisa ikut larut masuk dalam pembuluh darah.

“Kemungkinan infeksi melalui darah juga meningkat melalui tato,” kata Anup Dhir, ahli bedah kosmetik senior di Rumah Sakit Apollo, India, seperti dikutip Times of India.

Selain itu, bahan yag dipakai untuk menato tidak semua orang akan cocok. Oleh karena itu, dimungkinkan penerima tato mengalami reaksi alergi yang parah. Reaksi ini muncul ketika tubuh menolak kehadiran tinta yang dipakai dalam proses tato tersebut.

Dan yang perlu dijadikan perhatian pula, gambar tato tidak mudah untuk dihilangkan. Artinya, gambar permanen tersebut mungkin baru hilang dengan berapa kali melakukan bedah plastik. Itu pun hasilnya tidak maksimal.

“Tato adalah salah satu masalah yang paling sulit diobati dengan bedah plastik. Kebanyakan tato meninggalkan gambar “hantu samar” setelah penghapusan tato. Dan lebih tua (umur tato), lebih sulit dihapus  daripada yang (masih) baru,” kata Dhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda