Scroll to Top

PSSI Kurangi Pemain Asing, Benny Dollo Setuju

By Aditya / Published on Thursday, 03 Oct 2013

benny dollo persija

Mulai kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan, PSSI akan mengurangi kuota pemain asing yang boleh direkrut dan dimainkan untuk setiap klub. Wacana PSSI ini pun disambut baik oleh pelatih Persija Jakarta, Benny Dollo. Menurutnya, gagasan PSSI untuk membatasi jumlah pemain asing mempunyai banyak manfaat bagi kemajuan sepakbola nasional.

Benny Dollo menyoroti besarnya uang yang harus dikeluarkan klub untuk membiayai pemain asing. Apabila wacana pengurangan legiun asing itu benar-benar terwujud, maka akan mengurangi beban finansial klub. Selain itu, dikuranginya pemain asing juga akan membawa dampak positif bagi pemain lokal, terutama para pemain muda.

“Ya, saya rasa hal tersebut sah-sah saja. Tentunya, kami mengikuti kebijakan dari PSSI. Apalagi, kebijakan tersebut memiliki tujuan positif, yakni mengurangi beban klub dalam pembiayaan pemain asing,” ujar Benny Dollo di Jakarta belum lama ini.

“Selain itu, juga dapat membantu performa pemain lokal, agar mendapatkan jam terbang yang banyak, terutama di posisi utama mulai dari pemain bertahan, gelandang dan penyerang. Karena itu, kami (Persija) lebih mengedepankan untuk diperkuat pemain lokal,” tambahnya.

PSSI sendiri telah mewacanakan bahwa jatah pemain asing untuk kompetisi musim depan akan dikurangi. Sekjen PSSI, Joko Driyono, pun memaparkan dua alternatif yang bisa diterapkan nantinya.

“Pilihannya ada dua, pertama yakni tiga pemain asing dan tiga pemain asing plus satu pemain Asia. Regulasi tersebut, untuk memberi kesempatan lebih banyak kepada pemain-pemain lokal. Selain itu, regulasi ini untuk mengurangi beban finansial klub,” beber Joko Driyono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda