Scroll to Top

Ketua MK Akil Mochtar Juga Bakal Dijerat Karena Ganja & Sabu

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 07 Oct 2013

Ketua MK Akil Mochtar Juga Bakal Dijerat Karena Ganja & Sabu

Ketua MK non-aktif, Akil Mochtar sebelumnya ditangkap KPK karen dugaan suap sengketa Pilkada Gunung Mas dan Lebak. Ia juga berpotensi dijerat BNN (Badan Narkotika Nasional) karena kepemilikan ganja dan sabu-sabu.

Dua jenis narkoba tersebut ditemukan di ruang kerja Akil Mochtar ketika KPK melakukan penggeledahan di Gedung MK pada Kamis (3/10) lalu. Selanjutnya, BNN melakukan uji laboratorium terhadapnya. Pada Sabtu (5/10), hasil uji laboratorium tersebut sudah dikirimkan ke MK.

Dilaporkan oleh Inilah.com, Sumirat selaku Kepala Humas BNN menyebutkan, akan melakukan pemeriksaan dan proses hukum terhadap Akil Mochtar berkaitan dengan kasus narkoba ini. Proses tersebut akan dijalankan beriringan dengan pengusutan kasus korupsi yang menimpa pria yang dahulu pernah mengusulkan potong jari untuk koruptor.

Kata Sumirat, “KPK itu korupsi. Kalau BNN bicara sesuai dengan UU narkotika. Apakah pecandu, atau pengedar, itu (aturannya) berbeda-beda. Pecandu dan pengedar itu ditahan, (dan nantinya) akan ada rehab juga.”

Lalu, bagaimana pemeriksaan Akil Mochtar terkait kasus narkoba? Bukankah ia sudah ditahan KPK setelah kedapatan tengah bertemu anggota DPR Chairun Nisa dan pengusaha Cornelis di rumahnya? Menurut Sumirat, ini bukan masalah.

“Urusan pemeriksaan pasti kita berkoordinasi dengan KPK. Pemeriksaan di mana saja tidak masalah. Entah di BNN atau di KPK tidak masalah.”

Penangkapan Akil Mochtar sendiri sudah berlangsung pada Rabu (2/10). Bersama dengan Ketua MK yang sudah mengundurkan diri melalui surat tersebut, juga diamankan uang sebesar 3 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda