Scroll to Top

Cara Meredam Stres bagi Pekerja dari Rumah

By Ilham Choirul / Published on Monday, 07 Oct 2013

home worker

Tidak setiap orang berpikiran bahwa bekerja harus berada di dalam ruangan kantor. Sekarang ini banyak orang mulai menyukai gaya baru mencari nafkah, yaitu bekerja dari rumah seperti menjadi freelancer (pekerja lepas) atau wirausahawan. Lebih fleksibel gaya kerja ini. Tidak harus membeli baju kerja secara rutin, lebih bebeas mengatur jam kerja, dan dapat menentukan sendiri jenis pekerjaan yang akan dilakoni.

Namun dibalik asyiknya bekerja dari rumah, ada sisi kurang baik yang ditimbulkan. Studi yang dilakukan di Australia menemukan, lebih dari 70 persen pria yang memilih bekerja seperti ini cenderung mengalami stres dan sering terburu-buru.  Bagi pekerja kantoran, mereka yang mengalami hal sama hanya ada 50 persen.

Dikutip Men’s Health, penyebabnya adalah orang yang bekerja dari rumah lebih mungkin untuk menangani beberapa pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Bisa jadi selain menyelesaikan pekerjaan, mereka juga harus melakukan kegiatan lain seperti membersihkan rumah, membayar tagihan, menemani istri, mengajak anak bermain, dan sebagainya. Agenda multitasking yang dialami oleh pekerja dari rumah meningkat hampir dua kali lipat. Mereka akhirnya memiliki lebih sedikit  waktu untuk relaksasi pikiran. Inilah yang kadang membuat mereka stres dan sering terburu-buru dalam bekerja.

Bedanya dengan pekerja kantoran, mereka lebih bisa fokus terhadap pekerjaan. Sekalipun selama kurang lebih 8 jam berjibaku dengan pekerjaan, stres mereka terbatas hanya pada urusan kantor. Mereka tidak terlalu dipusingkan dengan adanya multitasking yang tidak berhubungan.

Cara yang terbaik baik pekerja dari rumah untuk menghindari stres ini adalah menetapkan batas waktu yang jelas dalam pekerjaan. Jika memang diperlukan waktu sebanyak 5 jam untuk bekerja, misalnya, maka dia mesti mematuhi peraturannya sendiri. Hiraukan urusan lain sampai pekerjaan selesai. Dan, dari berbagai agenda yang ada selama satu hari, urutkan pekerjaan dari yang paling penting dikerjakan terlebih dahulu.

Selain itu, sempatkan berekreasi atau mengambil waktu untuk menyenangkan pikiran. Ambil waktu yang tidak bertabrakan dengan jadwal kerja dan lepaskan pikiran dari urusan pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda