Ratu Atut Chosiyah Terus Didemo Agar Segera Ditangkap KPK

Atut Chosiyah

Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, terus didemo oleh masyarakat di daerahnya setelah diduga terlibat kasus suap Pilkada di Lebak, Banten. Kali ini, demo kembali terjadi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Senin(7/10) ini.

Pengunjuk rasa tersebut terdiri dari massa Jaringan Rakyat untuk Reformasi Banten (Jawara Banten) serta ratusan mahasiswa dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten. Mereka menuntut agar KPK segera memeriksa dan menangkap Ratu Atut Chosiyah yang dikenal sebagai penguasa di wilayah Banten.

Saat demo berlangsung, banyak yang meneriakkan tuntutan agar Atut ditangkap. Sementara itu, 10 orang bertelanjang dada plus satu orang memakai topeng bergambar wajah Atut tampak berdiri di depan KPK. Tulisan ‘Save Banten’ tertulis di dada mereka, sedangkan mereka memegang spanduk yang bertuliskan ‘Tangkap dan adili koruptor Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Save Banten‘.

Selama unjuk rasa itu pula para demonstran sempat menyebarkan selebaran untuk menyadarkan masyarakat bahwa Atut tak pantas menjadi pemimpin Banten. Selama kepemimpinanya yang dianggap tidak becus, infrastruktur Banten dinilai kacau dan membuat perekonomian rakyat terus menurun.

Dalam selebaran tersebut juga dijabarkan secara cukup rinci tentang aliran-aliran dana ke kantong keluarga besar Atut. Misalnya, Atut diduga kuat menyelewengkan dana bantuan sosial senilai miliaran rupiah dengan menyalurkannya ke sejumlah lembaga fiktif yang memiliki nama dan alamat tak jelas. Hal ini menguatkan dugaan bahwa dana-dana tersebut malah dinikmati Atut dan keluarga besarnya.

Komentar Anda

Leave A Response