Scroll to Top

Gaya Indra Sjafri Yang Blusukan Mencari Pemain Timnas Indonesia

By Agus Prasetyo / Published on Monday, 07 Oct 2013

Indra Sjafri timnas indonesia u-19 latihan

Nama Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U19 memang sedang naik daun. Berangkat dari bawah, Indra Sjafri sukses membentuk tim junior yang bebas dari aroma politis. Lantas apakah rahasianya?

Waktu persiapan yang minim seolah-olah menjadi ciri khas bagi pembentukan Timnas Indonesia, baik di level junior ataupun senior.

Namun masa-masa persiapan yang lebih baik pun muncul menjelang Piala AFF U-19 pada 2013 di Gresik dan Sidoarjo Jawa Timur.

Karena jangka waktu persiapan yang lebih baik itulah, PSSI langsung memberi target kepada anak asuh Indra Sjafri untuk meraih juara Piala AFF U-19.

Tantangan dari PSSI ternyata direspon positif oleh Indra Sjafri, dengan blusukan untuk mencari pemain ke berbagai daerah di Indonesia.

Semula 68 pemain sudah dihimpun untuk mengikuti pelatnas di Jakarta pada Mei lalu dan akan diciutkan menjadi 35 pemain untuk pelatnas di Timika di bulan Juni.

Namun secara mendadak BTN PSSI menunda pelatnas, karena sudah menugaskan Indra untuk memantau Indonesian Super League (ISL) U-21 tahun 2013.

Di bulan Juni sambil berburu pemain di ISL U-21, Indra Sjafri berhasil mendapatkan 105 pemain yang layak mengikuti Piala AFF U-19 dan babak kualifikasi Piala AFC U-19.

Dari 105 pemain itu sesuai kesepakatan dengan BTN PSSI, hanya 80 pemain yang akan mengikuti seleksi termasuk para pemain seleksi yang sempat berlaga di turnamen HKFA.

Dalam perkembangannya ke-80 pemain tadi diseleksi dalam dua gelombang pelatnas di Yogyakarta pada 23-26 Juni dan 27-30 Juni. Hasilnya pada 1 Juli, BTN PSSI mengumumkan 35 pemain yang akan mengikuti masa persiapan.

Masa persiapan umum diadakan pada 1-13 Juli 2013 dan masa persiapan khusus (teknik-taktik) pada 14 Juli hingga 4 Agustus. Selanjutnya adalah masa prakompetisi pada 5 Agustus sampai 8 September.

Dari 9 kali uji coba eksternal, mereka mencatat tujuh kemenangan dan dua kali imbang ketika ditahan Sleman United 1-1 (20/7) dan Uni Emirat Arab U-17 0-0 (22/8).

Selebihnya timnas mencatat kemenangan atas PPLP Jawa Tengah (Diklat Salatiga) 3-1 (18/7), Popnas DIY 5-0 (25/7), Protaba Bantul 3-0 (27/7), Putra Berlian 3-0 (3/8), PON Jawa Timur 1-0 (17/8), Persegres U-21 4-0 (26/8), dan Jember United 7-0 (30/8).

Setelah pertandingan uji coba melawan Popnas DIY (25/7), ketika pelatnas di Yogyakarta sudah ada lima pemain yang dicoret termasuk Gavin Kwan Adsit yang mengundurkan diri karena mengikuti seleksi di salah satu klub Rumania.

Pencoretan yang dilakukan secara bertahap itu tidak lantas Indra mendapatkan skuat terbaik. Karenanya muncullah wacana untuk memanggil pemain dari proyek Uruguay, SAD (Sociedad Anonima Deportiva).

Akhirnya ada empat pemain SAD yang masuk skuat di Piala AFF U-19 yaitu Hansamu Yama Pranata, Mahdi Fahri Albaar, Maldini Pali, dan Angga F. Putra.

Pada 27 Agustus Indra menyerahkan 20 dari 32 nama pemain kepada BTN PSSI, yang kemudian mengumumkan 20 pemain untuk Piala AFF U-19.

Tentu saja 12 pemain sisa lainnya masih disimpan untuk mengantisipasi pemain yang cedera. Lagi pula mereka masih dipakai untuk babak kualifikasi Piala AFC U-19 yang babak kualifikasinya di gelar di SUGBK.

Kini Timnas Indonesia besutan Indra Sjafri telah mengumumkan nama pemain yang kelak akan melakoni laga Kualifikasi Piala Asia bersama Korea Selatan, Filipina dan Laos. Bagaimanakah kiprah Garuda Muda kali ini? patut untuk dinanti!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda