Scroll to Top

Real Madrid Terlilit Utang 541 Juta Euro, Terancam Bangkrut?

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 09 Oct 2013

Gareth Bale 2

Real Madrid, disebutkan oleh Carlos Mendoza, presiden Asociación por los Valores del Madridismo, tengah terlilit utang sebesar 51 juta Euro. Mendoza juga menyebutkan harga yang dibayarkan Los Blancos untuk Gareth Bale (100 juta Euro) adalah skandal. Apakah kemungkinan kubu Santiago Bernabeu bangkut?

Diwawancarai oleh AS, Carlos Mendoza menjelaskan bahwa selama kepemimpinan Florentino Perez, tidak ada transparansi keuangan pada publik. Hal inlah yang membuat kekhawatiran tentang masa depan Los Blancos mulai membayang.

“Utang klub saat ini adalah 541 juta Euro, yang merupakan utang jangka panjang dan pendek. Florentino Perez hanya memgakui utang bersih, dan itu pun hanya untang di bank, sebesar 90 juta Euro. Tapi, tentu saja Madrid memiliki utang dengan pihak lain: pemain, klub lain (cicilan pembayaran), lembaga olahraga, pemerintah dan lembaga publik … dan utang ini, dua kali lipat dari apa yang diwarisi Florentino Perez dari Lorenzo Sanz (presiden Madrid sebelum era Los Galacticos I).”

“Dan, di atas utang yang menumpuk ini, Florentino Perez masih ingin melakukan pembangunan ulang Santiago Bernabeu dengan biaya 400 juta Euro! Dengan entengnya ia berkata ia tak bisa membiayai hal ini,” cetus Mendoza.

Carlos Mendoza menyebutkan pula. Memang, Real Madrid adakan klub dengan tingkat pendapatan tertinggi di dunia. Tapi, pengeluarannya pun demikian. Sebagai bukti, dibandingkan satu dekade lalu, rata-rata peningkatan pemasukan mencapai 12%. Namun, tahun lalu peningkatan cuma bergerak di angka 1%. Sementara, biaya pengeluaran melesat kilat.

Real Madrid Terlilit Utang 541 Juta Euro, Terancam Bangkrut?

Pria yang sama juga mengatakan, pengeluaran Real Madrid untuk memboyong Gareth Bale adalah sebuah skandal. Biaya 100 juta Euro, meski dicicil dalam lima tahun, merupakan jumlah uang yang besar. Mendoza juga mengkritik penjualan Kaka.

Seharusnya sang pemain dijual sejak musim lalu karena Milan berani membayar 15 juta Euro; dan Madrid akan mengamankan uang gaji yang besar dari sang pemain Brazil.

Mendoza juga mengindikasikan, penjualan Mesut Ozil digunakan untuk pembiayaan pemain baru. Hal yang sama juga terjadi pada Gonzalo Higuain yang disetorkan ke Napoli. Kepergian Mesut Ozil ke Arsenal memang mendatangkan untung banyak, tapi biaya keseluruhan, dengan adanya pemain baru dengan gaji tinggi, terus meningkat; dan dengan demikian utang pun meninggi.

“Sejak Vicente Del Bosque pergi, Florentino Perez sudah mengeluarkan 800 juta Euro untuk membeli pemain hanya untuk mendapatkan satu gelar Liga dan satu Copa del Rey. Model pembelian semacam ini jelas tidak efisien. Penjelasan Presiden tentang keuangan Madrid tidak sesuai kenyataan. Kami ingin transparansi publik sekarang juga,” tutup Mendoza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda