Share

hansamu yama pranata timnas indonesia u19

Hansamu Yama Pranata ibarat benteng kokoh di pertahanan Timnas Indonesia U19 saat ini. Memiliki postur tubuh ideal untuk seorang bek tengah, Hansamu Yama Pranata menjadi jaminan keamanan bagi lini belakang tim Garuda Jaya. Sosoknya pun tak tergantikan dan menjadi defender andalan pelatih Timnas Indonesia U19, Indra Sjafri.

Ya, pemain belakang asal Mojokerto, Jawa Timur, ini menjadi tumpuan di barisan pertahanan Timnas Indonesia U19 bersama Putu Gede Juni Antara, Muhammad Syahrul Kurniawan, dan M. Fathur Rochman. Ditambah kiper tangguh Ravi Murdianto, lini belakang tim Garuda Muda pun jarang kena bobol pemain lawan.

Hansamu Yama Pranata menjadi komandan di pertahanan Timnas Indonesia U19. Tak heran, pemain yang berkiprah di Uruguay bersama tim SAD Indonesia ini memang memenuhi semua syarat untuk berperan sebagai bek tengah.

Salah satu kelebihan Hansamu Yama Pranata adalah postur tubuhnya yang cukup tinggi sehingga menjadi andalan untuk menghadapi bola-bola atas yang digencarkan oleh lawan. Ini pula yang ia tunjukkan saat Timnas Indonesia U19 menghadapi Korea Selatan di laga pamungkas babak Kualifikasi Grup G AFC Cup U19.

Sebelum laga Indonesia vs Korea Selatan berlangsung, Hansamu Yama Pranata sudah bertekad untuk berjuang sekuat tenaga dalam menangkal serangan-serangan udara yang bakal dilancarkan oleh para pemain Korea Selatan yang memang memiliki postur lebih tinggi.

“Kami akan mencoba mengantisipasi bola-bola crossing dari lini sayap, dan saya tinggi, jadi itu adalah tugas saya,” tandas bek kelahiran 16 Januari 1995 ini.

Hasilnya, meskipun gawang Timnas Indonesia U19 terbobol dua kali, namun Hansamu Yama Pranata berhasil menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Indonesia pun meraih kemenangan 3-2 atas Korea Selatan dan berhak lolos ke putaran final AFC Cup U19 yang digelar di Myanmar tahun depan.