Scroll to Top

Harumkan Nama Bangsa, Evan Dimas Tetap Tak Diakui PSSI

By Aditya / Published on Tuesday, 15 Oct 2013

Evan Dimas Timnas Indonesia u19

Meskipun telah mengharumkan nama bangsa setelah berhasil memimpin Timnas Indonesia U19 menjuarai AFF Cup U19 2013 dan lolos ke putaran final AFC Cup U19 2014, status Evan Dimas hingga kini masih mengambang. PSSI tetap ogah mengakui status Evan Dimas sebagai pesepakbola profesional karena PSSI tidak menganggap keberadaan Persebaya 1927, klub Evan Dimas saat ini.

Sikap PSSI yang cenderung arogan tersebut pun menjadi sorotan banyak pihak. Salah satunya adalah anggota DPR-RI, Marwan Jafar. Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB ) DPR-RI ini menghimbau kepada PSSI untuk lebih bijak dalam menyikapi persoalan Evan Dimas dan Persebaya 1927.

“PSSI harusnya bijak bagaimana berjuang mencarikan klub buat Evan yang sudah berjuang mengharumkan bangsa dan negara. Atau mencari kebijakan lebih bijaksana terkait klub asal Persebaya 1927. Bukannya ngotot seperti ini. Ini sangat merugikan anak bangsa yang sudah berjuang,” tukas Marwan Jafar, di Jakarta, Senin (14/10/2013).

PSSI sendiri menolak jika disebut mempersulit pemain yang berperkara seperti kasus Evan Dimas ini. Tigor Salom Boboy, Deputi Bidang Organisasi PSSI, mengatakan bahwa yang menjadi masalah adalah klub Evan Dimas, yakni Persebaya 1927, tidak bernaung di bawah PSSI sebagai federasi sepakbola Indonesia.

“Permasalahannya adalah klub tempatnya (Evan Dimas) bernaung itu statusnya tidak diakui PSSI sebagai federasi sepakbola Indonesia,” elak Tigor Salom Boboy.

”Status Evan Dimas menjadi pemain profesional bisa diakui federasi kalau ia terdaftar sebagai pemain di klub profesional yang diakui PSSI. Intinya, kami tidak pernah mempersulit pemain,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda