Scroll to Top

Kualifikasi Piala Dunia 2014: Utak-Atik Skenario Lolos ke Brazil

By Wan Faizal / Published on Tuesday, 15 Oct 2013

Portugal-Israel

Malam ini, beberapa negara akan menjalani laga hidup dan mati dalam pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2014, tepatnya bagi mereka yang berada di Zona UEFA (Eropa), Zona CONMEBOL (Amerika Selatan), dan CONCACAF (Amerika Utara & Tengah). Diantara mereka yang belum memastikan nasib, ada beberapa yang merupakan negara besar seperti Inggris, Uruguay, Meksiko, Spanyol, Prancis, dan Portugal.

Lalu, seperti apa skenario yang mereka butuhkan agar bisa lolos ke Piala Dunia 2014 di Brazil? Berikut adalah penjabarannya, minus dari Zona Afrika yang baru akan memainkan babak genting pada bulan depan.

Zona UEFA (Eropa)

Dari Eropa, terdapat sembilan grup dimana semua juara grup akan mendapat jatah langsung ke Piala Dunia tahun depan. Sementara tim peringkat kedua bakal menjalani babak play-off yang terbagi dalam laga home and away yang akan dimainkan November nanti. Namun tidak semua tim peringkat kedua akan masuk ke babak tersebut. Satu negara yang tidak beruntung harus melupakan mimpinya karena hanya akan diambil delapan runner-up terbaik untuk masuk babak play-off.

  • Grup A:

Belgia

Dari Grup A, praktis sudah tak ada persaingan yang terjadi. Itu setelah dua tempat teratas sudah pasti dihuni oleh Belgia dan Kroasia. Eden Hazard dkk kini mengoleksi 25 poin dan sudah mendapat tiket lolos otomatis ke Brazil tahun depan. Kroasia di peringkat kedua berdiri dengan jumlah 17 poin dan akan masuk babak play-off.

  • Grup B:

Italia (21 poin) sudah memastikan diri menjadi juara grup dan terbang ke Brazil sejak bulan lalu. Persaingan sengit justru ada di perebutan peringkat kedua dimana secara berurutan ada Bulgaria (13 poin), Denmark (13 poin), Republik Ceko (12 poin), dan Armenia (12 poin) di peringkat kedua hingga kelima.

Gilardino-Agger

Dengan persaingan yang begitu ketat, maka tak ada kata lain bagi empat negara tersebut selain menang dalam pertandingan malam nanti sembari berharap tiga pesaingnya mengalami hari sial. Bulgaria akan menghadapi Republik Ceko dalam partai yang bisa dianggap paling seru malam nanti. Denmark mendapat keuntungan karena hanya melawan Malta yang berada di posisi juru kunci. Sementara Armenia paling sial karena disaat genting seperti ini mereka harus bertandang ke Italia.

Berdasar aturan delapan runner-up terbaik jika dilihat dari kondisi saat ini, Bulgaria adalah satu negara yang dimaksud sebagai yang tersial. Dari sembilan runner-up saat ini, Bulgaria memang yang terburuk dibanding delapan lainnya. Maka, selain harus menang, mereka juga wajib mencetak banyak gol demi memperbaiki selisih gol yang mereka punyai.

  • Grup C:

Jerman-Irlandia

Sama seperti Grup A, Jerman sudah pasti menjadi juara grup dengan 25 poin dan disusul Swedia yang memastikan peringkat kedua dengan selisih lima poin. Pertemuan antara keduanya malam nanti juga tak akan mengubah peta di grup ini, apapun hasil yang terjadi karena tim peringkat ketiga, Austria, masih mengoleksi 14 angka.

  • Grup D:

Tiga negara bersaing untuk masuk babak play-off dan berpeluang menemani Belanda yang sudah mendapat tiket lolos. Ketiga negara tersebut adalah Turki (16 poin), Rumania (16 poin), dan Hungaria (14 poin).

Turki memang diunggulkan karena mereka berada di posisi kedua. Namun fakta bahwa mereka harus bersua Belanda membuat peluang Rumania dan Hungaria terbuka lebar. Terlebih kedua negara tersebut hanya akan menghadapi Estonia dan Andorra yang notabene adalah tim terlemah di grup. Apabila Turki memang sukses menaklukkan Belanda, maka Rumania wajib menang dengan banyak gol atas Estonia untuk bisa mendongkel posisi Turki di peringkat kedua. Hungaria? Tak ada kata lain selain menang dan berharap dua pesaingnya kalah.

  • Grup E:

Islandia wajib mengalahkan Norwegia jika ingin maju ke babak play-off. Selisih satu angka atas Slovenia di peringkat ketiga tentu akan berbahaya jika mereka hanya meraih hasil imbang di Norwegia. Hasil seri memang masih bisa meloloskan mereka ke babak berikutnya, namun dengan catatan Slovenia juga gagal menang atas Swiss yang sudah pasti lolos ke turnamen tahun depan.

Islandia-Slovenia

  • Grup F:

Hasil imbang lawan Israel akhir pekan lalu membuat Portugal punya kans kecil untuk lolos langsung dan hanya akan berada di posisi kedua. Mereka kini memiliki 18 poin dan kalah tiga angka atas Rusia di peringkat pertama.

Peluang mendongkel Rusia pun sulit karena selisih gol diantara keduanya terpaut jauh, yakni tujuh gol. Artinya, jika ingin berada di posisi pertama, Portugal harus mengalahkan Luxemburg minimal 7-0 dan berharap Rusia kalah dari Azerbaijan sehingga Cristiano Ronaldo dkk bisa tersenyum nantinya. Mungkinkah?

  • Grup G:

Bosnia-Liechtenstein

Bosnia Herzegovina akan menentukan nasibnya sendiri untuk bisa merasakan atmosfer Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mereka saat ini berada di peringkat pertama dengan 22 poin, namun poin yang sama juga dimiliki Yunani di peringkat kedua. Untungnya, Miralem Pjanic dkk punya selisih gol yang jauh lebih bagus dibanding Yunani, yakni surplus 23 gol sementara Yunani hanya enam gol.

Maka, hanya kemenangan lawan Lithuania yang bisa membawa mereka lolos langsung. Andai Bosnia menang, Yunani memang masih bisa menjadi juara grup, asalkan harus diimbangi dengan kemenangan telak, kurang lebih 20 gol atas Liechtenstein, tergantung dari gol yang dikemas Bosnia ke gawang Lithuania. Sementara negara lain sudah tak punya peluang karena poin mereka sudah tak sanggup untuk mengejar Bosnia dan Yunani.

  • Grup H:

England

Inggris diwajibkan untuk menang lawan Polandia jika ingin tetap mempertahankan diri di puncak klasemen. Hanya dengan cara itu mereka bisa menghindari kejaran Ukraina yang berada di bawahnya dengan selisih satu poin. Apalagi Ukraina hampir bisa dipastikan menang karena hanya akan melawan San Marino, tim terlemah di grup yang punya catatan sembilan main, sembilan kalah, satu kali memasukkan, dan 46 kali kebobolan!

  • Grup I:

Spain

Spanyol hanya butuh hasil imbang untuk menghindari kejaran Prancis demi memastikan diri lolos langsung ke Brazil. Dengan itu, maka Prancis tak akan mungkin menjadi juara grup dan akan masuk babak play-off. Negara lain seperti Finlandia di peringkat ketiga hanya punya sembilan poin, yang berarti persaingan kini hanya milik Spanyol dan Prancis.

Zona CONMEBOL (Amerika Selatan)

Argentina dan Kolombia sudah pasti menemani Brazil sebagai wakil Amerika Selatan di pagelaran tahun depan. Keduanya berada di peringkat pertama dan kedua dengan 32 poin dan 27 poin. Tersisa lagi dua tempat otomatis yang sedang diperebutkan oleh Ekuador (25 poin), Chile (25 poin), dan Uruguay (22 poin).

Suarez-Uruguay

Ekuador dan Chile hanya butuh hasil imbang untuk lolos otomatis. Sementara Uruguay wajib menang dan sialnya itu harus dilakukan terhadap Argentina, penguasa klasemen sementara. Jika sudah begini, agaknya Luis Suarez dkk memang harus bersiap melakoni pertandingan play-off pada bulan depan versus Jordania, wakil dari Asia.

Zona CONCACAF (Amerika Utara & Tengah)

Meksiko

Terakhir dari persaingan di Zona CONCACAF. Amerika Serikat dan Kosta Rika sudah memastikan diri masuk ke putaran final tahun depan. Satu lagi tiket otomatis akan diperebutkan oleh Honduras dan Meksiko. Honduras hanya butuh hasil imbang disaat Meksiko butuh keberuntungan untuk lolos langsung.

Meksiko kini tertinggal tiga angka dari Honduras dan mereka harus menang di kandang Kosta Rika sembari berharap Honduras kalah dari Jamaika. Andai skenario itu gagal terwujud, maka Meksiko harus bersiap menjalani partai play-off lawan Selandia Baru bulan depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda