Scroll to Top

Portugal vs Luksemburg 3-0: Masuk ke Babak Play-Off

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 16 Oct 2013

Portugal vs Luksemburg 3

Tanpa kapten Cristiano Ronaldo, Selecao tetap sukses memetik hasil pertandingan Portugal vs Luksemburg dengan skor 3-0. Adalah Silvestre Valera, Nani, dan Helder Postiga yang menjadi pahlawan bagi tuan rumah. Sayang kemenangan ini tetap membuat Portugal harus berlaga di babak play-off untuk mendapatkan tiket sisa ke Piala Dunia 2014.

Apa lagi masalahnya kalau bukan hasil seri Rusia atas tuan rumah Azerbaijan pada saat bersamaan dengan skor 1-1. Hal ini sudah cukup untuk membuat anak asuh Fabio Capello meraih 22 angka, satu poin lebih banyak daripada Brazilnya Eropa.

Tidak banyak waktu yang diberikan anak asuh Paulo Bento untuk Jonathan Joubert bersantai. Kiper Luksemburg sudah harus menyelamatkan gawangnya di menit sembilan, melalui dua kali aksi membendung tembakan Nani dan rebound Helder Postiga. Skor tidak berubah di menit 13 ketika Fabio Coentrao menanduk umpan silang Miguel Veloso.

Nani lagi-lagi menyaksikan kegemilangan Joubert. Tandukannya memanfaatkan umpan tendangan bebas Joao Moutinho pada menit 21, mentah. Tapi, tanda-tanda tuan rumah semakin menguasai keadaan datang ketika Aurelien Joachim menerima kartu merah menyusul pelanggaran terhadap Almeida.

Selang dua menit, tuan rumah akhirnya mengakhiri keperkasaan Joubert. Umpan terobosan Moutinho diselesaikan Silvestre Varela untuk merajut asa Portugal ke Piala Dunia 2014.

Varela

Portugal vs Luksemburg

Menit 36, Nani menggandakan keunggulan. Lagi-lagi Joao Moutinho yang berandil. Bergerak di sisi kanan kotak penalti lawan, umpan tumitnya menjadi kunci gol sayap Manchester United. Keunggulan 2-0 bertahan hingga turun minum, dan Selecao tinggal menuntaskan misi.

Nani 1
Upaya menambah daya serang melalui Hugo Almeida, sempat tak terbayar. Beberapa kesempatan Portugal terbuang percuma. Hingga akhirnya di menit 78, Helder Postiga memantapkan kemenangan. Menerima umpan Josue di tengah kotak penalti, dengan dua sentuhan penyerang Valencia ini memberi mimpi buruk kepada Joubert. 3-0.

Tapi, seperti halnya kesempatan Hugo Almeida yang terus melayang, demikian pula nasib tiket otomatis ke Brazil 2014. Portugal yang cuma kalah sekali sepanjang kualifikasi, harus dilewati oleh Rusia yang kalah dua kali, tapi menang lebih banyak. Takdir yang serupa dengan Piala Dunia 2010 dan Euro 2012 pun diambil Selecao …

Portugal: Rui Patricio, Coentrao ( Antunes ’76), Neto, Ricardo Costa (Sereno ’58), Almeida, Moutinho, Josue, Veloso (Hugo Almeida ’58), Nani, Postiga, Varela.

Luksemburg: Joubert, Philipps, Mutsch, Payal (Rene Peters ’61), Gerson, Jans, Janisch, Bensi (Antonio Luisi ’46), Laterza, Joachim, da Mota (Massimo Martino ’82).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda