Scroll to Top

Indra Sjafri Pernah Nyaris Disingkirkan PSSI

By Aditya / Published on Thursday, 17 Oct 2013

Indra Sjafri Timnas Indonesia U19

Indra Sjafri kini menjadi pelatih yang dinilai paling berprestasi setelah sukses mengantarkan Timnas Indonesia U19 menjuarai AFF Cup U19 2013 dan lolos ke putaran final AFC Cup U19 2014. Namun, sebenarnya PSSI pernah ingin menyingkirkan pelatih asal Sumatera Barat itu, benarkah?

Ya, usai Kongres Luar Biasa (KLB) pada Maret 2013 silam, terjadi perombakan besar-besaran di kepengurusan Timnas Indonesia segala usia. Nil Maizar dicopot dari posisi pelatih Timnas Indonesia senior dan digantikan oleh Jacksen F. Tiago.

Di Timnas Indonesia U23, Aji Santoso yang semula menjadi pelatih kepala diturunkan pangkatnya sebagai asisten pelatih. Sedangkan pelatih kepala Timnas Indonesia U23 dikembalikan kepada Rahmad Darmawan.

Begitu pula di Timnas Indonesia U19. Posisi pelatih kepala yang dipegang oleh Indra Sjafri sempat guncang karena PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) yang dikomandoi oleh La Nyalla Mattalitti ingin adanya perubahan.

Nama pelatih pengganti Indra Sjafri di Timnas Indonesia U19 yang saat itu mencuat adalah Luis Manuel Blanco. Semula, pelatih asal Argentina ini diproyeksikan untuk melatih Timnas Indonesia senior atas usulan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. Namun, opsi ini ditolak oleh sebagian petinggi PSSI pasca KLB.

Kemudian, muncul wacana bahwa Luis Manuel Blanco akan ditempatkan sebagai pelatih Timnas Indonesia U19, sedangkan Indra Sjafri diposisikan sebagai asisten pelatih. Akan tetapi, tawaran ini ditolak oleh Luis Manuel Blanco sehingga PSSI tetap mempertahankan Indra Sjafri.

“Kedatangan saya untuk melatih Timnas Indonesia (senior). Kemudian saya ditawari untuk melatih Timnas Indonesia U-19, tapi saya mempunyai kontrak 2 tahun melatih timnas senior,” tandas Luis Manuel Blanco saat itu.

“Kalau (Luis Manuel Blanco) tidak mau, ya sudah pulang saja. Posisi tersebut otomatis diberikan kepada Indra Sjafri,” balas La Nyalla Mattalitti.

Beruntung PSSI pada akhirnya tetap mempertahankan Indra Sjafri. Hasilnya, di bawah besutan pelatih berusia 50 tahun ini, Timnas Indonesia U19 kini menjadi tim yang sangat solid dan menorehkan prestasi yang membanggakan serta menggembirakan seluruh rakyat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda