Scroll to Top

Timnas Indonesia U-19 Masih Lemah Di Bola Atas!

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 17 Oct 2013

Meski banyak yang menilai Timnas Indonesia U19 bermain sangat baik di ajang AFF Cup dan babak kualifikasi Piala Asia 2014, namun Indra Sjafri sebagai pelatih merasa masih memiliki kekurangan terhadap tim asuhannya.

Timnas Indonesia U-19 memang memilki pola permainan yang disebut PEPEPA, yakni dengan mengandalkan operan-operan pendek dan panjang yang cepat.

Namun para punggawa Timnas Indonesia U-19 dinilai masih memiliki kekurangan, ketika mengantisipasi permainan bola-bola atas tim lawan.

Pasalnya Hansamu Yama dan kawan-kawan dilini belakang, seringkali kalah ketika melakukan duel-duel di udara.

Hal itu sangat terlihat pada proses gol kedua Korea Selatan di kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

“Masih lemah ketika mengantisipasi bola-bola atas. Dua bek tengah juga memiliki kelemahan saat berbalik badan” ungkap Indra Sjafri belum lama ini.

Dari hal itu para pemain Timnas Indonesia U-19 gagal mengantisipasi umpan silang dari proses bola mati, sehingga gol untuk Korel pun terjadi.

“Maka dari itu saat pertandingan lawan Korsel yang dicegah adalah proses bola mati dan umpan silang” tambahnya.

Indra menjelaskan kelemahan ini sebenarnya telah disadarinya sejak lama. Namun dirinya mengungkapkan jika kelemahan Timnas U-19 sedikit demi sedikit mulai tertutupi.

“Para pemain masih dalam proses belajar, perlahan-lahan akan kami perbaiki. Namun sebenarnya kekurangan-kekurangan itu mulai mengalami perbaikan” tegas Indra Sjafri.

Hingga sekarang Timnas Indonesia U-19 masih diliburkan. Indra beserta Badan Tim Nasional (BTN) akan membahas proyek jangka panjang untuk Timnas U-19 pada pekan depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda