Scroll to Top

Marc Marquez: Saya Lebih Tertekan Ketika di Moto2

By Naqib Najah / Published on Friday, 18 Oct 2013
Marc MArquez, podium utama Austin, Amerika

Dua hari ini akan menjadi episode paling mendebarkan bagi Marc Marquez. Seiring keunggulan poinnya yang berjarak 43 angka dari Jorge Lorenzo, Marc berada di tengah lautan ekspektasi publik. Ia digadang-gadang akan mengunci gelar juara dunia MotoGP 2013 di Phillip Island, Minggu (20/10/13). Namun Marc mengaku lebih tertekan ketika membalap di Moto2 ketimbang saat ini.

Layaknya seorang rookie, Marc awalnya tidak menaruh harapan muluk-muluk di ajang MotoGP. Ia hanya berusaha menunjukkan yang terbaik bai tim dan pendukung. Namun seiring keberanian dan skill membalap Marc, rider satu ini melejit di awal karirnya di MotoGP.

Marc sedikit bercerita. Tahun lalu, ia mendapat tumpuan beban yang cukup banyak. Saat ia berlaga di Moto2, banyak orang menitipkan harapan supaya Marc menjadi juara di ajang itu. Aku Marc, justru episode ia di Moto2 itulah yang lebih berat ketimbang kondisinya jelang Phillip Island.

“Saya tidak berharap [seperti yang terjadi saat ini],” tutur Marquez hari Kamis (17/10/13) kemarin. “Semuanya berjalan begitu baik, kami akan mencoba untuk menyelesaikan dengan cara itu.”

“Ya, Anda merasakan tekanan, tapi tahun lalu tekanan jauh lebih berat di Moto2. Saya akan fokus dan mencoba untuk mendapatkannya,” lanjutnya.

Marquez yang finish di posisi kedua seri Sepang, Malaysia akhir pekan kemarin tidak mau ambil risiko di Phillip Island. Yang terpenting adalah mengakhiri balapan dengan baik.

“Jika Dani, Lorenzo atau Valentino (Rossi) lebih cepat dariku maka aku akan berusaha finis kedua atau ketiga, dan meraih poin demi kejuaraan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda