Scroll to Top

Timnas Indonesia U19 Punya Fisik Bagus, Ini Rahasianya

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 19 Oct 2013

Stamina para pemain Timnas Indonesia U-19 memang cukup mumpuni. Semangat saja tentu tidak cukup untuk mendapatkan performa yang demikian, alhasil harus didukung pula dengan kemampuan fisik yang terlatih.

Pada dua turnamen terakhir Piala AFF U-19 dan kualifikasi Piala Asia U-19, fisik Evan Dimas dan kawan-kawan seperti tidak berkurang. Daya jelajah Maldini, Hargianto, dan pemain di semua sektor ibarat tanpa batas.

Mereka bergerak mendatangi setiap sisi lapangan dengan stamina prima dan menjegal bola yang direbut pemain lawan. Pergerakan timnas U-19 di lapangan itu melepas kelemahan Indonesia yang selalu kedodoran saat babak kedua.

Di balik ketahanan fisik para pemain timnas U-19 itu, rupanya ada pelatih fisik yang secara khusus ditunjuk pelatih Indra Sjafri untuk mempersiapkan skuadnya.

Nama Nursaelan Santoso sebagai pelatih fisik timnas U19, ternyata memegang peran penting dalam meningkatkan stamina para pemain.

Nursaelan mengaku tidak ada ilmu khusus yang berbeda dengan pelatih fisik lainnya, namun ia punya kiat mendongkrak kinerja fisik asuhannya.

“Saya hanya memegang prinsip latihan fisik harus menyenangkan. Latihan fisik identik dengan stamina terkuras karena terus digenjot. Sebelum masuk ke fase itu, saya menanamkan di benak pemain jika latihan yang akan dijalankan menyenangkan” ungkap Nursaelan belum lama ini.

Selain latihan menyenangkan, Nursaelan mencoba menumbuhkan kesadaran pada diri masing-masing pemain untuk terus menantang diri sendiri agar selalu berkembang. Ia tak ingin latihan fisik menjadi beban, tetapi justru jadi sesuatu yang menantang.

Ia mencontohkan ketika Indonesia kalah 1-2 dari Vietnam pada penyisihan grup B Piala AFF, dengan kesadaran sendiri justru pemain yang meminta maaf.

“Beberapa pemain bilang ke kami, Maafkan harusnya kami bisa lebih baik. Di pikiran mereka sudah tidak ada lagi itu istilah latihan fisik berat, tapi mereka berusaha memaksimalkan kelebihan yang dimiliki seperti kecepatan” tambahnya seperti yang dilansir Kompas.

Dalam kariernya Nursaelan pernah menjadi pelatih fisik Persita Tangerang tahun 2005 yang di dalamnya ada sejumlah pemain seperti Zaenal Arif, Ilham Jayakesuma, dan Supriyono.

Nursaelan yang juga dosen kepelatihan sepak bola 1 dan 2 di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, berharap bisa memberikan yang terbaik bagi Garuda Jaya di masa datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda