Scroll to Top

Espanyol vs Atletico Madrid 1-0: Gagal Kudeta Barcelona

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 20 Oct 2013

Atletico vs Espanyol

Gol bunuh diri Thibaut Courtois menjadi titik paling vital pertandingan Espanyol vs Atletico Madrid yang berakhir dengan skor 1-0. Hasil buruk di duel Atletico Madrid vs Espanyol menjadi kekalahan pertama Diego Simeone musim ini. Hasil Liga Spanyol tersebut juga membuat Atleti gagal mengudeta Barcelona yang ditahan imbang oleh Osasuna.

Atletico Madrid berkesempatan untuk menyalip Barcelona dari puncak klasemen andai memenangi partai ini. Selain itu, Cholconeros juga bisa menyamai rekor Real Madrid pada era 1968-69 dengan sembilan kemenangan beruntun di awal musim.

Diego Simeone berfokus pada hal tersebut. Tim utama dipasangnya minus Miranda yang digantikan oleh Toby Alderweireld yang melakoni debut untuk kubu Vicente Calderon. Yang terjadi kemudian adalah, pelanggaran demi pelanggaran di awal laga yang memicu panasnya pertandingan. Diego Costa terlibat insiden kecil dengan Hector Moreno dan Sidnei.

Menit 24, Koke nyaris saja membobol gawang tuan rumah. Tendangan sudutnya meluncur begitu saja, dan butuh kesigapan Kiko Castilla untuk menghalau bola. Lalu, babak pertama ditutup dengan peluang Diego Costa dan hujan kartu kuning untuk kedua tim. Masing-masing mengantongi dua peringatan.

DIego Costa

Paruh kedua, Espanyol tampil lebih tertata. Menit 52, ujian datang dari Manu Lanzarote untuk Thibaut Courtois. Kiper Belgia bisa mematahkan kesempatan itu, tapi tidak dengan sebuah kejadian selang dua menit. Juan Fuentes mengirimkan umpan silang kepada Sergio Garcia. Courtois yang seharusnya bisa menghalau, justru membuat bola masuk ke sudut jauh. Gol yang tak terduga-duga, dan Atleti seperti ditimpa kiamat.

Mengetahui timnya butuh bantuan serangan, Adrian Lopez dan Arda Turan disuntikkan oleh Diego Simeone. Sebuah gol Rojiblancos melalui Mario Suarez dianulir di menit 64. Lalu Abraham dan Diego Costa bergantian menghadirkan teror untuk lini belakang lawan.

Kehadiran Cebolla Rodriguez juga tak memberi jawaban bagi para pembuat matras. Skor akhir tetap 1-0. Espanyol bangkit dari keterpurukan, dan sia-sialah kesempatan Atleti mengudeta klub Catalan …. peluang yang datang sekali dalam setahun, pupus begitu saja.

Espanyol vs Atletico

Espanyol (4-2-3-1): Kiko Casilla, Javi López (Raúl Rodríguez ’83), Sidnei, Héctor Moreno, Fuentes, David López, Abraham, Lanzarote (Alex Fernandez ’72), Pizzi, (Stuani ’72) Simao, Sergio García.

Atletico Madrid (4-4-2): Courtois, Juanfran, Alderweireld, Godín, Filipe Luís, Gabi (Adrian Lopez ’60), Mario Suárez (Cebolla Rodriguez ’75), Koke, Raúl García (Arda Turan ’60), Diego Costa, Villa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda