Scroll to Top

Etika Menggunakan Obat Perangsang Wanita untuk Pasangan

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 20 Oct 2013

Female-Libido-Enhancer

Dalam beberapa kasus, obat perangsang wanita diperlukan untuk mendongkrak libido wanita. Wanita memang beda dengan pria yang lebih mudah membangkitkan gairah seksualnya. Penggunaan obat terangsang bisa secara cepat meninggikan gairah sehingga bisa berlanjut ke tahap penetrasi.

Memberikan obat perangsang pada wanita ada etika. Hal ini agar obat tidak disalahgunakan untuk kejahatan seksual. Beberapa etika yang mesti diperhatikan yaitu:

  1. Gunakan untuk isteri sendiri. Penyalahgunaan obat perangsang wanita kerap bisa berupa pemerkosaan atau sengaja diberikan kepada wanita lain tanpa sepengetahuannya. Tujuannya sama yaitu agar wanita tersebut bisa dizinai dengan mudah karena telah terangsang sebelumnya.
  2. Jika diterapkan pada istri, pastikan dia mengetahuinya terlebih dahulu. Ini untuk menghindari pertengkaran di antara pasutri. Tidak setip wanita mau gairah seksualnya terlalu meledak sehingga dia lupa diri.
  3. Memakai obat perangsang wanita sebaiknya atas rekomendasi dokter. Hal ini sangat penting karena bisa jadi bahan kimia dalam obat tersebut tidak sesuai dengan kondisi pasangan. Jika sampai efek samping terjadi mungkin membahayakan nyawa pasangan Anda.
  4. Pakai sesuai dosis yang dianjurkan. Disiplin terhadap dosis pemakaian akan menghindarkan dari munculnya efek samping yang tidak diharapkan.
  5. Lakukan seks secara wajar. Kadang untuk memenuhi ambisi melakukan hubungan intim beberapa kali dalam semalam, istri recoki dengan obat perangsang agar mampu bermain sampai pagi. Tindakan berlebihan malah membahayakan fisik pasangan.
  6. Begitu terlihat adanya efek samping, segera hentikan pemakaian. Barangkali obat perangsang tersebat memang tidak diterima oleh sistem tubuh istri Anda.
  7. Gunakan hanya sesekali untuk menghindari ketergantungan. Cara paling baik untuk mendapatkan gairah seksual adalah melalui cara alami. Gerakan foreplay jauh lebih baik dibanding pemakaian obat perangsang. Bagaimanapun juga, pemakaian jangka panjang kandungan kimia obat perangsang bisa merusak organ tubuh seperti ginjal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda