Scroll to Top

Tips Mengenali Kosmetik yang Berbahaya

By C Novita / Published on Tuesday, 22 Oct 2013

kosmetik berbahaya

Sampai bulan Juli 2013 ini BPOM RI berhasil menyita puluhan ribu produk kosmetik tanpa izin edar (TIE) yang mengandung bahan berbahaya, dari sampel berbagai pusat penjualan kosmetik yang diambil dari seluruh Indonesia. Fakta yang dilansir oleh laman Kompas tersebut pastinya menyebabkan banyak wanita cemas dan khawatir. Bagaimana tidak, kosmetik yang tadinya diharapkan dapat membuat mereka makin cantik, ternyata malah mengandung bahan berbahaya.

Pihak BPOM sendiri mengaku tak dapat sepenuhnya mengawasi peredaran ribuan kosmetik di Indonesia, demikian seperti dikatakan oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Kompeten BPOM RI, T. Bahdar J. Hamid, Senin 21/10/2013 dalam sebuah konferensi pers di Jakarta.

“Pengawasan kita tidak bisa 100 persen. Masyarakat tetap harus berhati-hati,” katanya seperti dilansir Kompas.

Nah, Anda sebagai konsumen cerdas, harus mampu mengenali ciri kosmetik yang berbahaya ya ladies. Berikut ini cara mengenali kosmetik yang berbahaya:

  • Kemasan rusak

Kemasan pembungkus kosmetik haruslah rapat tertutup dan tidak rusak agar isinya tetap steril dan tidak tercemar oleh udara luar. Udara yang mencemari isi kosmetik dapat membuat kandungan kosmetik berubah dan jadi berbahaya.

  • Label lengkap

Label kosmetik paling tidak harus memuat aturan pakai, peringatan efek samping, serta nomor ijin edar. Untuk yang edar di Indonesia maka harus menggunakan bahasa Indonesia agar konsumen mengerti.

  • Cek di situs BPOM

Pada situs resmi BPOM terdapat daftar kosmetik yang telah memiliki izin edar di Indonesia. Anda bisa melakukan pengecekan apakah kosmetik yang Anda beli sudah memperoleh izin yang berarti aman untuk digunakan. Situs resmi BPOM adalah: pom.go.id

  • Pengelupasan

Pengelupasan yang terjadi pada kulit usai menggunakan kosmetik bisa jadi salah satu tanda bahwa kosmetik tersebut mengandung bahan berbahaya. Apalagi bila disertai dengan warna kulit yang merah dan meradang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda